KARATEKA MUSLIMAH JUARA DUNIA : MUSLIMAH HARUS BISA BELA DIRI

Sekitar seribu karateka dari 29 Provinsi di Indonesia mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Inkanas Piala Kapolri VI Tahun, aksi saat berlaga
Sekitar seribu karateka dari 29 Provinsi di Indonesia mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Inkanas Piala Kapolri VI Tahun 2015

Bandung, 10 Jumadil Awwal 1436/1 Maret 2015 (MINA) – Dewan Guru Karate dan pelatih karate muslimah, Titi Ferdi, seorang muslimah harus bisa melindungi dirinya dengan belajar dan mempunyai kebolehan dalam bidang olahraga bela diri seperti karate.

“Saya sangat berharap sekali muslimah bisa  bela diri,” ujar Titi yang dua kali menjadi juara dunia, kepada Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Sabtu, di sela Kejurnas Karate Piala Kapolri VI di Bandung.

Ia melanjutkan, perlunya muslimah mempunyai kemampuan bela diri adalah agar wanita muslim bisa tangguh, siap menghadapi kejahatan, siap hadapi penyalahgunaan  narkoba, mempunyai kepribadian yang tangguh..

“Sudah marak sekali aksi kekerasan terhadap wanita, untuk itu saya sangat berharap perempuan Indonesia khususnya agar selalu melatih dirinya minimal untuk menjaga-jaga dan melindungi dirinya sendiri,” katanya.

“Tidak ada hambatan bagi seorang muslimah untuk belajar bela diri, termasuk  untuk kostum, kita tetap menjaga aurat,” ujar Titi Ferdi.

Selanjutnya ia mengatakan, dengan karate juga dapat membersihkan diri kita,  ada latihan untuk kedisiplinan dan ada sumpah karate untuk sportivitas dan kehormatan.

“Sumpah Karate ada lima yaitu, Sanggup Memelihara Kepribadian, Sanggup Patuh Pada Kejujuran, Sanggup Mempertinggi Prestasi, Sanggup Menjaga Sopan Santun, Sanggup Menguasai Diri,” ujar Titi

Selanjutnya, Titi mengatakan dalam bela diri ini, tentu kita akan selalu ingat kepada Allah, agar selalu dilindungi dan terus berjalan di jalan Allah.

Sekitar seribu karateka dari 29 Provinsi di Indonesia mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Inkanas Piala Kapolri VI Tahun 2015, yang dilaksanakan di GOR C-Tra Arena, Jalan Cikutra, Kota Bandung. Kejuaraan ini berlangsung dari 27 Februari hingga 1 Maret 2015 ini. (T/P007/P2)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

 

Comments: 0