Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembukaan Daurah Al-Quds Masjid An-Nubuwwah Lampung

Ali Farkhan Tsani - Selasa, 2 April 2024 - 22:02 WIB

Selasa, 2 April 2024 - 22:02 WIB

58 Views

Natar, MINA – Aqsa Working Group (AWG) dan Maemuna Center (Mae_C) mengadakan Daurah Al-Quds I’tikaf Ramadhan 1445 di Masjid An-Nubuwwah Kompleks Pesantren Al-Fatah Al-Muhajirun, Negararatu, Natar, Lampung Selatan, Selasa malam (2/4).

Penanggung jawab Daurah Al-Quds, Ali Farkhan Tsani mengatakan dalam sambutannya, Daurah Al-Quds sangat penting untuk terus dilakukan setiap kesempatan di seluruh kalangan, sebagai bentuk literasi dan edukasi kepada umat akan urgensi pembebasan Masjid Al-Aqsha dan kemerdekaan Palestina.

“Kita harus terus menyuarakan jeritan suara Palestina kepada semua kalangan, sampai Al-Aqsha dikembalikan ke pangkuan Muslimin dan sampai Palestina merdeka,” ujar Ali Farkhan, yang juga Duta Al-Quds Internasional.

Ia juga menyampaikan, Ghazwah Fath Al-Aqsa yang dicanangkan oleh Jama’ah Muslimin (Hizbullah) sejak tahun 2006, harus terus bergulir secara mengglobal, bersinergi dengan berbagai potensi kekuatan umat Islam dan masyarakat internasional.

Baca Juga: Mendiktisaintek Apresiasi Perguruan Tinggi Indonesia yang Masuk Top 500 QS WUR

Daurah Al-Quds I’tikaf Ramadhan 1445 di Masjid An-Nubuwwah diselenggarakan Selasa-Jumat, 2-5 April 2024, tiap bada Subuh, bada Dzuhur, bada Ashar dan bada Tarawih.

Materi Daurah Al-Quds terjadwal disampaikan oleh dua Duta Al-Quds Internasional sekaligus penulis buku kepalestinaan, Imaam Yakhsyallah Mansur dan ustadz Ali Farkhan Tsani, dengan peserta i’tikaf sekitar 150 orang. (L/id/RS2)

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Geliat Mudik Lebaran Mulai Terasa di Semarang, Jateng

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Indonesia
Indonesia
Indonesia
Tausiyah
Kolom
Kolom
Indonesia
Para petugas Pusat Pengelolaan Sampah Nasional Arab Saudi mengumpulkan kain ihram yang ditinggalkan oleh para jamaah di tenda-tenda atau penginapan mereka di akhir musim haji. (MWAN/Twitter/tangkapan layar)
Dunia Islam