PEMERINTAH INDONESIA KIRIM TIM IDENTIFIKASI JENAZAH KE ARAB SAUDI

(Dok. Kemenag)
(Dok. Kemenag)

Jeddah, 18 Dzulhijjah 1436/2 Oktober 2015 (MINA) – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan bahwa Pemerintah Arab Saudi menyetujui untuk segera melibatkan 11 orang petugas disaster victim identification (DVI) dari Kepolisian Republik Indonesia untuk mempercepat proses identifikasi korban-korban yang berasal dari Indonesia dalam peristiwa Mina.

“Saya dikontak oleh bu Menlu (Menteri Luar Negeri-red) bahwa Pemerintah Arab Saudi sesuai yang kita ajukan, telah menyetujui untuk bisa melibatkan disaster victim identification (DVI) dari Kepolisan Indonesia,” kata Lukman Hakim dalam jumpa pers di Jeddah. Kamis (1/10) siang, demikian siaran pers Kemenag yang diterima Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Menurut Lukman, petugas-petugas DVI Polri yang akan diterjunkan mempunyai keahlian-keahlian untuk mengidentifikasi korban-korban musibah Mina dan bisa langsung bergabung dengan petugas-petugas dari Arab Saudi.

“Sehingga ini akan mempercepat proses identifikasi dan verifikasi sejumlah jenazah yang diduga adalah jemaah haji asal Indonesia yang sampai sekarang masih perlu waktu untuk didentifikasi untuk ditemukenali,” ujarnya.

“Jadi mudah-mudahan besok petugas yang jumlahnya 11 orang sudah tiba di Jeddah untuk segera bergabung dengan para petugas dari Arab Saudi yang akan bersama-sama melakukan proses identifikasi itu,” pungkasnya. (T/P011/P2)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0