PEMERINTAH INGGRIS BERI IZIN RADIO MUSLIM PERTAMA

Foto : OnIslam
Foto : OnIslam

London, 9 Jumadil Akhir 1436/29 Maret 2015 (MINA) – Lembaga pengatur media Inggris telah memberikan izin untuk stasiun radio baru, termasuk radio nasional pertama yang diarahkan bagi Muslim di negara tersebut.

“DAB secara keseluruhan telah menambahkan banyak pilihan tambahan di udara,” James Cridland, seorang ahli industri radio Inggris, mengatakan kepada Financial Times, mengacu Suara Digital, konsorsium Arqiva, Bauer dan UTV Media.

Berita itu diumumkan pada Jumat (27/03) lalu oleh badan pengatur media di Inggris, mengatakan pihaknya telah memberikan izin baru untuk DAB, demikian OnIslam melaporkan sebagaimana dikutip Mi’raj islamic News Agency (MINA), Ahad.

Keputusan menggandakan jumlah stasiun radio komersial yang tersedia secara nasional untuk pendengar di radio DAB.

Radio Muslim Inggris direncanakan menyiarkan musik Asia seperti nasyid, juga tausyiah, dengan unsur-unsur dari konten Islami.

Seiring dengan stasiun baru DAB, UTV Media, pemilik talkSPORT, berencana untuk meluncurkan tiga stasiun radio pidato baru, termasuk satu berfokus pada berita dan kabar saat ini serta lainnya pada bisnis dan keuangan.

Pada Juli 2013, saluran Televisi Inggris Channel 4 menyiarkan suara adzan setiap hari selama bulan suci Ramadhan.

Setahun kemudian pada Juni 2014, Muslim Inggris meluncurkan sebuah saluran TV khusus yang telah bergabung dengan semakin banyak saluran siaran khusus menargetkan minoritas Muslim yang kian berkembang di negara itu.

Saluran Televisi untuk komunitas Muslim di Inggris bukanlah hal yang baru dan telah disiarkan di Inggris sejak tahun 2004.

Islam Channel adalah salah satu, saluran TV satelit berbahasa Inggris di negera itu yang paling menonjol dan populer ditayangkan dengan konten untuk Muslim.

Saluran lain seperti Noor TV, TV Perdamaian dan Iqra TV memiliki fokus di Asia Selatan, dengan beberapa isi siaran dalam bahasa Urdu atau Bangladesh. (T/P007/R05)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0