Pemerintah Kota Bekasi Rutinkan Aparatnya Membaca Al-Quran Satu Juz Perhari

Bekasi, 1 Shafar 1438/1 November 2016 (MINA) — Duduk lesehan beralaskan tikar, jajaran aparatur Pemerintah Kota Bekasi duduk bersama di pelataran pendopo sembari menggelar doa khatmil Al-Quran pertengahan Oktober lalu. Acara sederhana yang dilanjutkan dengan menyantap hidangan nasi kebuli itu digelar sebagai wujud syukur bahwa aparatur Pemerintah Kota Bekasi telah menyelesaikan pembacaan Al-Quran (Khatam) 30 Juz.

Program mengaji satu juz per hari sudah menjadi tradisi Pemkot Bekasi sejak Ramadhan lalu. Syukuran kali ini adalah yang ke-10 kalinya khataman digelar jajaran Pemkot, demikian laporan Bimas Islam Kemenag.

Program ini diinisiasi Pemkot Bekasi agar budaya membaca Al-Quran juga terus berkembang di masyarakat Kota Bekasi. Secara visi, Program Bekasi Mengaji itu dipandang sejalan dengan agenda Kementerian Agama agar masyarakat merutinkan kembali tradisi membaca Kitab Suci Al-Quran melalui Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji.

Baca Juga:  Wapres: Sertifikasi Halal Produk UMKM Diperpanjang

Setelah pencanangan Bekasi Mengaji saat itu, di tiap SKPD di lingkungan Pemkot rutin menggelar membaca Al-Quran bersama. Pemerintah kota yang berjuluk Kota Ihsan itu tidak memasang target tertentu bagi aparaturnya untuk menyelesaikan membaca Kitab Suci Al-Quran, tetapi lebih kepada mentradisikan budaya membaca Al-Quran agar terus dilakukan di lingkup aparatur Pemerintah Kota Bekasi.

Pelaporan sistem dilakukan melalui grup media sosial seperti Whatsapp di lingkup SKPD. Di grup tersebut, perkembangan mengaji dilaporkan setiap hari.

“Program mengaji ini kita terus dukung menjadi bagian dari penanaman nilai agama kepada pribadi masing-masing aparatur,” kata Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengrapresiasi program tersebut.

Sementara itu, Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu yang memimpin doa khatmil Quran mengatakan program seperti ini perlu diperkuat dengan intruksi lanjutan. “Perlu ada intruksi lanjutan agar program ini terus berjalan hingga di semua satuan kerja”, tuturnya.

Baca Juga:  UEA-Indonesia Bangun Pusat Internasional Penelitian Mangrove

Syaikhu berharap program mengaji tersebut dapat menambah penanaman nilai spiritual pegawai di kota penyangga ibu kota tersebut. (T/R05/R03)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Wartawan: Rana Setiawan

Editor: Widi Kusnadi