Pemimpin Muslim Myanmar Kutuk Ancaman Bunuh Suu Kyi Di Malaysia

Naypyidaw, 6  Dzulqa’dah 1437/9 Agustus 2016 (MINA) – Menteri Luar Negeri sekaligus Penasihat Negara Myanmar, Aung San Suu Kyi mendapat ancaman kematian, jika ia jadi melakukan kunjungan ke Malaysia.

Ancaman yang dilaporkan dilakukan oleh fihak yang menamakan dirinya, Negara Islam, mendapat kutukan dari tokoh-tokoh  Muslim Myanmar, diantaranya Kepala Islamic Center Myanmar Al-Haj Aye Lwindari.

“Kami mengutuk itu, Negara Islam tidak mewakili komunitas Muslim dan mereka tidak mempromosikan Islam,” kata Al Haj. Demikian diberitakan Kantor Berita Rohingya dan dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Selasa.

Tokoh Islam Myanmar lainnya, Sekjen. Organisasi Myanmar Maulawi, Al-Haj Kyaw Soe mengatakan komunitas Muslim di Myanmar sangat menentang ancaman pada Suu Kyi, yang dikabarkan dibuat dalam surat yang dikirim ke kantor polisi pada 1 Agustus di negara bagian Malaysia, Negeri Sembilan.

“Kami berdiri melawan teror (ancaman terhadap) terhadap Aung San Suu Kyi dan sangat mengutuk aksi teroris di seluruh dunia, katanya.

Dia menegaskan bahwa Islam tidak pernah mendukung kekerasan.

Kyaw Soe menambahkan bahwa dia prihatin, karena Menlu negara yang baru dilantik beberapa bulan lalu itu termasuk di daftar yang disebut oleh apa yang menamakan diri Negara Islam itu.

Pejabat pemerintah Myanmar mengatakan, Suu Kyi akan diberi  penjagaan keamanan yang ketat selama kunjungan ke Malaysia, yang sama-sama anggota ASEAN dengan Myanmar. Tokoh wanita yang mulai bawa vangin segar bagi rekonsiliasi di Myanmar itu,  juga direncanakan akan bertemu dengan buruh migran Myanmar yang tinggal di Malaysia.

Surat ancaman  yang ditujukan pada bwanita penerima Nobel Perdamaian itu dikirim ke kantor polisi di Negeri Sembilan dan di dalamnya juga terdapat beberapa nama pemimpin Malaysia untuk dijadikan target. (T/P004/P2)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Wartawan: Admin

Editor: Ismet Rauf