Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Tiga Inovasi Baru di Bidang Kesehatan 

Jakarta, MINA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan tiga produk inovasi baru di bidang kesehatan yaitu E-Jiwa, DBDKlim, dan Jak-Track.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kehadiran tiga inovasi tersebut sangat mencerminkan komitmen, terutama dalam bidang kesehatan yang menjadi salah satu prioritas utama.

“Penciptaan produk tersebut sangat membantu terutama dalam masalah yang dihadapi, kini dengan teknologi kita bisa melakukan penyelesaian masalah yang sebelumnya tidak terselesaikan,” kata Anies melalui akun instagram miliknya @aniesbaswedan, Kamis (31/1).

Anies berharap, kehadiran tiga inovasi itu bisa membantu puskesmas secara aktif menjangkau masyarakat. Melalui pendekatan gerakan, masyarakat mampu terlibat langsung dan menjadi mitra pemerintah dalam melakukan tindakan preventif, kuratif maupun promotif di bidang kesehatan.

Anies menjelaskan, E-Jiwa merupakan aplikasi berbasis android dalam mendeteksi secara dini masalah kejiwaan seseorang.

Melalui platform ini, diharapkan masyarakat yang membutuhkan konsultasi awal terkait masalah psikologis yang dihadapinya dapat memperoleh masukan maupun saran dari tenaga profesional dan terlatih secara online terlebih dahulu sebelum datang ke fasilitas kesehatan yang ada di DKI Jakarta.

Sementara DBDKlim adalah program peringatan dini penyakit DBD berbasis iklim. Inovasi ini merupakan sistem aplikasi informasi online berbasis web (dbd.bmkg.go.id) yang dapat menunjukkan prediksi angka penyakit Demam Berdarah pada masing-masing kota di DKI Jakarta, dengan curah hujan dan kelembapan udara sebagai prediktor utamanya.

Dan Jak-Track, singkatan dari Jakarta Teman, Reservasi, Ambil obat, Cek resiko, Kinerja. Inovasi ini merupakan sistem aplikasi informasi online berbasis web (jak-track.id) terintegrasi dalam penerapan model tracking data, laporan, kemajuan dan capaian program penanggulangan HIV/AIDS di DKI Jakarta.

“Kami berharap di akhir tahun ini, lebih banyak lagi inovasi yang bisa ditawarkan DKI Jakarta ke kota-kota lain, kepada daerah-daerah di seluruh Indonesia,” kata Anies. (R/Ayu/R06)

Mi’raj News Agency (MINA)