Pemprov Lampung Dukung Penuh Program UMKM Wakaf

Bandar Lampung, MINA – Pemerintah provinsi Lampung nyatakan mendukung penuh program UMKM Wakaf yang dinisiasi oleh Global Wakaf, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lampung.

Hal itu diungkapkan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang diwakili Bidang Pemerintahan Sekretariat Provinsi Lampung Qodrotul Ikhwan M.M., pada wawancara eksklusif saat peluncuran program UMKM wakaf di Gedung Pusiban, Kantor Pemerintahan Provinsi Lampung, Selasa (22/6).

“Dalam hal ini tentu kami sangat mendukung Wakaf ACT melalui wadah ini akan disalurkan ke orang-orang yang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya.

“Kami berharap dengan adanya program yang kita targetkan 1000 UMKM ini bisa membantu pemulihan ekonomi di saat pandemi,” harapnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan menghimbau kepada para Bupati dan Walikota di Provinsi Lampung untuk peduli dan mendukung program yang diinisiasi ACT tersebut, baik pembinaan manajemen pasar dan pengelolaan wakaf.

Sementara Presiden Global Wakaf, N. Imam Akbari mengatakan, dalam pelaksanaannya, UMKM Wakaf melibatkan relawan dan juga tokoh masyarakat, untuk saat ini mereka sudah mendirikan tiga cabang yaitu Bandar Lampung, Lampung Tengah, dan Metro.

“Pada tahap awal program Global Wakaf, ACT sudah memiliki 100 cabang di seluruh Indonesia, target awal sudah ada 12 provinsi dan Insya Allah akan diadakan di seluruh provinsi, targetnya di tahap awal minimal 1000 UMKM, dan sudah mulai berjalan sebelum berlangsungnya event ini, Alhamdulillah di Lampung sudah sekitar 40 UMKM,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dari dana yang sudah bergulir sekitar 4,6 miliyar, 25 persen di antaranya sudah mulai diangsur oleh para pelaku UMKM, ini menjadi gambaran bahwa program ini punya dampak yang baik, Global Wakaf ACT benar-benar menjadi instrument alternatif di era pandemi.

Insya Allah program ini akan terus berlanjut, sebenarnya ini adalah momentum karena Global Wakaf makin dipercaya menjadi Nadzir Wakaf pertama yang sudah Audit sejak 2019 ditambah ACT yang sudah dikenal selama 15 tahun, Insya Allah ini menjadi komitmen kita,” ungkapnya.

Imam berharap, program Global wakaf dari UMKM bisa terus naik dari usaha kecil, menengah sampai besar. Dalam hal ini program UMKM akan dibantu dengan nominal yang berbeda-beda tergantung kebutuhan.

“Jadi kegiatan ini diberikan tidak hanya di era pandemi, Insya Allah kegiatan ini akan terus berlanjut karena global wakaf sudah terpercaya,” tambahnya.

Masyarakat yang ingin mendapatkan wakaf UMKM, lanjut imam, bisa menghubungi kantor-kantor ACT terdekat atau menghububungi Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) yang menjadi relawan dalam pergerakan pengawalan UMKM Wakaf tersebut. (L/alv/P2)

Mi’raj News AGency (MINA).