Pemrotes Sudan Serukan “Pembangkangan Sipil” Nasional

Seorang demonstran Sudan berdiri di jalan dengan memegang bendera Sudan. (Foto: Anadolu)

Khartoum, MINA – Kelompok protes utama Sudan mengumumkan kampanye “pembangkangan sipil” nasional yang dikatakannya akan berjalan sampai para jenderal yang berkuasa di negara itu memindahkan kekuasaan ke pemerintahan sipil.

Seruan oleh Asosiasi Profesional Sudan (SPA), yang pertama kali melancarkan protes terhadap mantan Presiden Omar Al-Bashir, terjadi beberapa hari setelah penumpasan berdarah terhadap demonstran yang menyebabkan lebih 100 orang tewas di ibu kota Khartoum.

“Gerakan pembangkangan sipil akan dimulai hari Ahad (9/6) dan berakhir hanya ketika pemerintah sipil mengumumkan dirinya berkuasa di televisi pemerintah,” kata SPA dalam sebuah pernyataan, demikian Al Jazeera melaporkan.

Masih belum jelas bagaimana kampanye akan berlangsung di jalan-jalan, terutama di Khartoum di saat semua jalan utama telah ditinggalkan massa sejak penumpasan hari Senin.

Baca Juga:  Thailand Open 2024: Dua Wakil Indonesia Berjuang di Semifinal

Dipimpin oleh para pria yang mengenakan seragam militer, serangan terhadap aksi duduk selama berpekan-pekan di luar kompleks tentara itu menewaskan sedikitnya 113 orang, menurut lembaga dokter yang akrab dengan pemrotes.

Sementara Kementerian Kesehatan mengatakan, 61 orang tewas dalam penumpasan itu, 52 di antaranya oleh “amunisi hidup”. (T/RI-1/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: Rudi Hendrik

Editor: Ismet Rauf