Kashmir, 8 Dzulqa’dah 1437/10 September 2016 (MINA) – Pemuda Muslim Kashmir berusia 23 tahun tewas oleh pasukan India di desa Batengoo distrik Anantnag, selatan Kashmir pada Sabtu (10/9).
Kematian pemuda itu membuat korban tewas dalam bentrokan warga Muslim Kashmir dengan pasukan India hingga hari ke-63 secara keseluruhan mencapai 78 orang, dua di antaranya polisi India.
Korban diidentifikasi bernama Yawar Ahmad, demikian media Greater Kashmir memberitakan yang dikutip MINA.
Saksi mata mengatakan bahwa Ahmad terluka dalam bentrokan di desa Batengoo.
Baca Juga: Wakil Utusan Khusus PBB Kecam Serangan Mematikan Israel ke Suriah
Mereka mengatakan, sekitar belasan pemuda lainnya terluka dalam bentrokan.
Inspektur medias rumah sakit di distrik Anantnag mengatakan, pemuda itu menderita luka pelet di dada dan perutnya. Dia dinyatakan meninggal pada saat tibanya di rumah sakit.
Pasukan India telah menggunakan peluru pelet dan gas air mata dalam mengatasi demonstrasi warga Muslim Jammu dan Kashmir yang terus berlangsung sejak 8 Juli, di saat pemimpin muda Burhan Wani yang pro-kemerdekaan dibunuh oleh pasukan India.
Sebelumnya, pemuda lain tewas dalam bentrokan yang meletus di distrik Shopian, selatan Kashmir.
Baca Juga: Pengacara Chili Tuntut Israel Dikeluarkan dari PBB
Rakyat Kashmir telah berulang kali melakukan demonstrasi besar-besaran yang menuntut kemerdekaan mereka dari India yang menduduki wilayah lembah itu sejak 1947.
Di masa sebelumnya, kondisi seperti ini juga pernah terjadi pada tahun 2008 dan 2010, tapi tidak sebesar kali ini. (T/P001/P4)
Mi’raj Islamic News Agency (MINA)
Baca Juga: KJRI Hongkong: 140 WNI Tinggal di Apartemen yang Terbakar
















Mina Indonesia
Mina Arabic