Hebron, MINA – Warga Palestina menyatakan keprihatinannya setelah sekelompok pemukim ilegal Israel menyerbu Masjid Ibrahimi hari Senin (19/12) dan menyalakan menorah di dalam koridornya untuk merayakan Hanukkah di bawah perlindungan pasukan pendudukan.
Direktur Wakaf Hebron, Nidal Al-Jabari, mengatakan otoritas Israel telah bekerja untuk Yahudisasi Masjid Ibrahimi, yang terletak di pusat Hebron di Tepi Barat yang diduduki, melalui penggalian lanjutan, MEMO melaporkan.
Dia menambahkan, Israel sengaja mengubah ciri sejarah kawasan di luar masjid dengan memasang lift untuk memfasilitasi serbuan pemukim, selain berulang kali mencegah adzan dari masjid.
Direktur Masjid Ibrahimi, Ghassan Al-Rajabi, mengatakan, penyalaan lilin Hanukkah pada hari pertama Festival Cahaya di sekitar masjid merupakan eskalasi berbahaya yang datang dalam konteks pelanggaran pemukim yang sedang berlangsung.
Baca Juga: PRCS Temukan Jenazah 15 Personel Penyelamat yang Ditembaki Pasukan Israel
Dia menambahkan, serbuan yang sering dilakukan oleh pemukim Israel merupakan upaya untuk menguasai Masjid Ibrahimi sepenuhnya. (T/R7/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Dokter Bedah AS: Pasien Palestina di Gaza Meninggal karena Kurang Pasokan Medis