Pemukim Israel Rampas Tanah Palestina di Lembah Yordan Utara

Lembah Yordan, MINA – Sejumlah pemukim ilegal Israel pada Selasa (29/12) melakukan pemagaran sejumlah besar tanah warga Palestina di Lembah Jordan utara dalam upaya untuk menyerobot dan merampasnya kemudian mengklaim sebagai pemiliknya.

Demikian menurut laporan penduduk setempat yang juga aktivis hak asasi manusia, Aref Daraghme yang dikutip WAFA.

Aktivis pembela hak asasi manusia tersebut mengatakan, para pemukim itu melakukan penyerobotan dan pemagaran tanah di timur desa Khillet Makhoul.

Para pemukim, dengan persetujuan dan dukungan dari tentara pendudukan Israel, telah aktif tahun ini dalam memagari tanah Palestina di Lembah Yordania untuk mencegah pemilik tanah dan petani memasuki tanah mereka dan pada akhirnya mengambil alih tanah tersebut.

Perlu diketahui, Israel bermaksud untuk mencaplok Lembah Yordania yang diduduki, sepertiga dari wilayah Tepi Barat, sebuah keputusan yang telah memicu kecaman di seluruh dunia.

Israel melakukan itu sebagai upaya untuk meminimalkan populasi warga Palestina dan menolak hak mereka untuk menggarap tanah mereka dan mendapatkan keuntungan darinya.

Sebelumnya, Otoritas Umum Urusan Sipil di pemerintahan Palestina mengumumkan, untuk pertama kalinya sejak 1974, para pemilik tanah Dataran Al-Qaidah di Lembah Jordan utara akan dapat memasuki tanah mereka dan mengolahnya pada Senin (28/12).

Dalam siaran persnya, otoritas menyatakan, keputusan itu muncul setelah mengeluarkan keputusan untuk mengevakuasi para pemukim dan mengembalikan tanah kepada pemiliknya.

Ia menambahkan, 13 traktor pertanian akan masuk hari ini, sehingga petani akan dapat mulai menggarap lahannya, dengan koordinasi antara Pembesar Umum Urusan Sipil, Dewan Bardala, dan Gubernur.

Dia menjelaskan, telah ada kesepakatan dengan pendudukan Israel untuk membuka dan merehabilitasi jalan antara desa Bardala dan Sahl Al-Qaaon untuk digunakan oleh petani, dan akan segera dilaksanakan.

Lembah Yordania adalah bagian dari Lembah Sempit Yordania. Tak seperti kebanyakan lembah sungai lain, istilah “Lembah Yordania” sering kali ditujukan kepada bagian hilir Sungai Yordania. Sungai tersebut berhulu di Laut Galilea di utara, dan mengalir sampai Laut Mati di selatan. (T/B04/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)