Pemukim Tewas Menjadi Tiga Orang dalam Serangan Pejuang di Yerusalem

Suasana setelah penembakan yang menewaskan tiga pemukim Israel dan melukai beberapa lainnya (Foto: Quds Press)

, MINA – Jumlah Israel yang tewas oleh serangan perlawanan Palestina di pintu masuk kota Yerusalem yang diduduki, pada Kamis (30/11) pagi, bertambah menjadi tiga orang.

Surat kabar Ibrani Yedioth Ahronoth melaporkan, dua warga Palestina melepaskan tembakan di halte bus di Jalan Weizman di pintu masuk Yerusalem, menewaskan tiga pemukim ilegal zionis Israel dan melukai tujuh orang, termasuk lima orang dalam kondisi parah.

Surat kabar itu menunjukkan, para pejuang dipersenjatai dengan dua senapan M16. Polisi pendudukan Israel menargetkan kedua pejuang tersebut dengan tembakan peluru, dan keduanya gugur.

Sementara itu, radio tentara pendudukan Israel melaporkan, penyelidikan awal terhadap operasi Yerusalem menunjukkan adanya operasi ganda yang mencakup dua operasi penyerukan dan penembakan.”

Sementara itu, Channel 12 melaporkan, operasi ini adalah “operasi keempat dan kejam yang kami saksikan di Yerusalem sejak dimulainya perang di Gaza.”

Koresponden saluran Israel menegaskan, meskipun pengerahan sejumlah besar petugas polisi berada dalam kondisi siaga, dan terdapat banyak warga Israel, baik sebagai pasukan cadangan atau pemukim biasa yang bersenjata. Namun ancamannya sangat besar dan telah melihat semua ini sebagai operasi yang direncanakan.

Sementara itu, sumber-sumber di kepolisian pendudukan mengatakan, mereka melakukan operasi pencarian dan pemeriksaan di daerah tersebut, memburu orang-orang yang membantu pelaku operasi tersebut, menurut surat kabar Ibrani. (T/B04/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)