Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penembakan di Kamp Rohingya Lukai Dua Relawan

Arina Islami Editor : Rudi Hendrik - Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:03 WIB

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:03 WIB

13 Views ㅤ

Ilustrasi: sebuah ambulans di kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh. (Foto: X/@SahatZia_Hero)

Cox’s Bazar, MINA – Penembakan di Kamp Rohingya 22 (Camp 22), Bangladesh, melukai dua relawan keamanan pada Senin (10/8).

Rohingyakhobor.com melaporkan, penembakan tersebut diduga merupakan upaya pembunuhan terhadap Kepala Kamp atau Head Majhi, Mohammed Rofiq.

Insiden penembakan di Kamp Rohingya tersebut terjadi pada Senin sore antara Blok B-6 dan D-2.

Menurut warga kamp dan sumber setempat, Rofiq berada di lokasi untuk memantau perbaikan kamera CCTV yang dipasang atas arahan administrasi kamp.

Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi

Saat berada di lokasi, sekelompok pria bersenjata diduga melepaskan tembakan dari tempat tersembunyi.

Rofiq mengatakan kepada Rohingya Khobor bahwa dirinya meyakini pelaku memang mengarahkannya kepadanya.

Ia menundukkan kepala ketika tembakan dilepaskan sehingga peluru justru mengenai Mohammed Hossain (28) yang berada di belakangnya.

Hossain, warga Blok A-4, mengalami luka serius akibat penembakan di Kamp Rohingya tersebut, menurut sumber setempat.

Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal

Seorang relawan keamanan lainnya, Mohammed Rofik (25) juga dilaporkan terluka ketika berusaha melindungi Rofiq dari serangan.

Kedua korban kemudian dibawa untuk mendapatkan perawatan medis.

Rofiq berhasil menghindari tembakan, tetapi mengalami luka ringan akibat kepanikan yang terjadi setelah penembakan.

Ia kemudian berlindung di sebuah pos Batalyon Polisi Bersenjata (APBn) yang berada di dekat lokasi.

Baca Juga: Pakta Pertahanan Mekah Siap Kerahkan Pasukan Hadapi Houthi

“Saya yakin mereka mencoba menembak kepala saya,” kata Rofiq kepada Rohingya Khobor.

Ia mengatakan menundukkan kepala ketika pelaku menembak sehingga peluru mengenai orang yang berada di belakangnya.

Pihak berwenang belum mengonfirmasi identitas para pelaku.

Anggota Batalyon Polisi Bersenjata ke-8 tiba di lokasi setelah menerima laporan mengenai penembakan di Kamp Rohingya tersebut.

Baca Juga: Arab Saudi akan Regularkan Status Tinggal Warga Negara Ilegal Yaman

Tim Angkatan Darat Bangladesh kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penilaian terhadap situasi keamanan, menurut sumber kamp.

Roni Alam Noor, Pejabat Penanggung Jawab Kamp 22, membenarkan telah terjadi penembakan dan mengatakan Head Majhi Rofiq berada di bawah perlindungan APBn setelah insiden tersebut.

Patroli keamanan kemudian ditingkatkan di sekitar lokasi, sementara aparat penegak hukum dilaporkan melakukan operasi untuk mengidentifikasi dan menangkap pihak yang bertanggung jawab.

Motif penembakan di Kamp Rohingya tersebut masih belum diketahui.

Baca Juga: Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah Dimulai Akhir 2026

Meskipun sumber lokal menyebut insiden itu sebagai upaya pembunuhan yang ditargetkan terhadap Head Majhi, Rohingya Khobor belum dapat memastikan secara independen identitas pelaku, afiliasi organisasi, maupun motif serangan.

Penembakan di Kamp Rohingya ini menambah kekhawatiran mengenai kekerasan bersenjata dan ancaman terhadap pemimpin komunitas serta relawan Rohingya di kamp-kamp pengungsian Bangladesh.

Hingga laporan ini diterbitkan, pihak berwenang belum mengumumkan adanya penangkapan terkait penembakan tersebut.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Menteri Mansour: Pertumpahan Darah yang Tidak Beralasan Dilarang, Baik Afghanistan Maupun Pakistan

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
Asia
Internasional
Internasional