Pengadilan Israel Batalkan Izin Pelaksanaan Ritual Yahudi di Al-Aqsa

Al-Quds, MINA – Pengadilan Pendudukan Israel pada Rabu (25/5) malam, akhirnya mengumumkan pembatalan keputusan perizinan bagi orang-orang Yahudi melakukan ritual mereka di dalam area Masjid Al-Aqsa di Kota Al-Quds (Yerusalem) Palestina.

Menurut media Israel dikutip dari Pusat Informasi Palestina (PIP), Pengadilan Israel telah membatalkan keputusan pengadilan sebelumnya yang mengizinkan para pemukim pendatang Yahudi untuk melakukan ritual di halaman Masjid al-Aqsha.

Keputusan tersebut diambil, menurut pengadilan Israel karena situasi dan kondisinya sensitif.

Hari Ahad lalu, Pengadilan Magistrat Israel mengeluarkan keputusan yang isinya menghapus “pembatasan” yang dikenakan pada para pemukim pendatang Yahudi, termasuk perintah pengusiran dari Kota Tua Al-Quds, setelah mereka melakukan ritual Talmud di halaman Masjid Al-Aqsa.

Warga Al-Quds secara terus-menerus harus menghadapi serangan serangan berkelanjutan dari para pemukim pendatang Yahudi ke dalam Masjid Al-Aqsa yang diberkahi.

Gerakan Hamas dan faksi perlawanan Palestina sebelumnya telah memperingatkan pendudukan Israel akan bahaya dari keputusan pengadilan pendudukan entitas Zionis tersebut, yang mengizinkan para pemukim pendatang Yahudi melakukan ritual Talmud di halaman Masjid Al-Aqsa.(T/R1/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

=====
Ingin mendapatkan update berita pilihan dan info khusus terkait dengan Palestina dan Dunia Islam setiap hari dari Minanews.net. Yuks bergabung di Grup Telegram "Official Broadcast MINA", caranya klik link https://t.me/kbminaofficial, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.