Boston, MINA – Penulis dan pengamat politik Amerika Serikat (AS) yang berbasis di Boston, Daniel Patrick Welch mengatakan, “semua presiden Amerika adalah rasis.”
Dalam sebuah wawancara dengan Press TV pada Selasa (6/8), Welch mengatakan bahwa supremasi kulit putih bukan masalah partisan, baik Partai Demokrat dan Republik mendanai perang rasis yang tak ada habisnya.
Wakil Presiden AS Joe Biden pada Selasa mengecam terorisme yang dilakukan oleh supremasi kulit putih, setelah terjadi penembakan massal akhir pekan di El Paso, Texas.
“Supremasi kulit putih memenangkan pertempuran,” kata Biden. “Ini adalah terorisme domestik.”
Baca Juga: Abdul El-Sayed dari Demokrat Jadi Muslim Pertama yang Terpilih Masuk Senat AS
Mengomentari hal ini, Welch mengatakan, Demokrat dan yang disebut kiri dan partai yang berkuasa lainnya menggunakan rasis sebagai sepak bola politik.
“Itu tentu saja masalah karena Trump adalah seorang rasis, tentu saja retorikanya pembakar dan itu membangkitkan perasaan di antara kubunya. Itu hal buruk yang jahat,” katanya.
Menurut Welch, orang-orang di AS sangat membutuhkan perubahan, tetapi perubahan yang sebenarnya.
“Jadi proyek ini, proyek Empire dan eksponen supremasi kulit putih telah sangat sukses dalam proyeknya untuk menaklukkan dunia selama 500 tahun, dan sekarang kita berdiri pada titik dalam sejarah di mana AS sebagai pewaris kekaisaran itu. Sistem memiliki 900 pangkalan di seluruh dunia, menghabiskan triliunan untuk perang,” katanya. (T/RI-1/RS2)
Baca Juga: Trump Ancam Gunakan Veto Usai Demokrat Menang Pemilu Sela AS
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Demokrat Unggul di Pemilu Sela AS, Keisha Bottoms hingga Deb Haaland Ukir Sejarah Baru
















Mina Indonesia
Mina Arabic