Perancis Tandatangani Perjanjian Bantuan 10 Juta Euro untuk Palestina

Foto: WAFA

Ramallah, MINA – Palestina dan Perancis menandatangani perjanjian 10 juta euro untuk mendukung sektor kesehatan, air, energi, dan membantu organisasi masyarakat sipil yang ada di Palestina.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Menteri Keuangan Palestina Shukri Bishara, Konsul Jenderal Perancis di Yerusalem René Troccaz, dan Direktur Badan Pembangunan Prancis (AFD) Catherine Bonnard pada Kamis (23/7) di Ramallah, WAFA melaporkan.

Hadir dalam kesempatan itu Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh. Ia memuji atas dukungan keuangan dan politik yang berkelanjutan dari Perancis untuk Palestina.

Ia mengatakan, hubungan Palestina dengan Perancis bukan hanya tentang dukungan keuangan, tetapi juga tentang dukungan politik, dan menyatakan penghargaannya terhadap posisi politik Perancis pada masalah Palestina, baik yang diungkapkan di PBB atau Uni Eropa, khususnya penolakannya yang tegas terhadap rencana aneksasi Israel.

Sebagai bagian dari perjanjian, Shtayyeh menjelaskan, 1,3 juta Euro akan dialokasikan untuk membantu Departemen Kesehatan untuk membeli obat-obatan dan peralatan dalam memerangi pandemi Covid-19, sedangkan sisanya akan dialokasikan untuk organisasi masyarakat sipil serta membantu melakukan penelitian mengenai air dan energi alternatif di Tubas dan kota-kota Al-Yamoun di Lembah Yordan Tepi Barat.

Sementara itu, Troccaz menyatakan bahwa negaranya mendukung Palestina di tengah pandemi Covid-19.

Ia menegaskan kembali dukungannya yang berkelanjutan di berbagai sektor Palestina seperti energi terbarukan, sejalan dengan prioritas pemerintah yang diuraikan dalam rencana pembangunan nasional. (T/SRT/R6/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)