Peringati Haornas, Anies Serukan Gaya Hidup Sehat dengan Olahraga Rutin

Jakarta, MINA – Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin upacara dalam rangka Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-36 Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019 di Lapangan Silang Monas Sisi Selatan, Jakarta Pusat, Senin (9/9).

Dalam sambutannya, Anies mengatakan, upacara dalam kerangka Haornas ini bukan hanya sekedar mengingat semata, akan tetapi untuk mengingatkan semua elemen masyarakat Jakarta akan berfokus pada untuk keperluan kesehatan, termasuk para ASN Pemprov DKI Jakarta.

“Saya mengajak seluruh masyarakat di Jakarta, dengan menetapkan kota Urban Metropolitan seperti Jakarta, maka kebutuhan untuk berolahraga sungguh sangat tinggi. Mumpung kita sedang memperingati Hari Olahraga Nasional, mari kita mengintensifkan olahraga,” katanya.

Ia menilai, jika jajaran Pemprov DKI Jakarta rajin berolahraga rutin, bergaya hidup sehat, dan bugar, maka akan bisa diciptakan dengan baik bagi Ibu Kota. Hal ini sesuai dengan tema besar Haornas 2019 ini “Ayo Olahraga, Di mana saja, Kapan saja”.

“Salah satu cara meningkatkan dan menginsentifkan kegiatan olahraga, yaitu dengan mengambil waktu khusus untuk berolahraga dan menjadikannya sebagai kegiatan keseharian,” kata pria yang pernah menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu.

Anies menuturkan, kegiatan olahraga dapat diterapkan di tempat kerja, seperti menggunakan sepeda, transportasi umum, atau berjalan kaki. Sebab, olahraga itu mudah karena bisa dilakukan di mana dan kapan saja, tidak terpaku olahraga yang bisa dilakukan di fasilitas olahraga yang tersedia.

“Hampir semua kegiatan kita bergantung pada teknologi rumah, (misalnya) mau langsung naik motor (atau) naik mobil (pribadi). Ketika kita berbicara olahraga di tingkat nasional, adakah kegiatan olahraga tingkat keluarga (dan) di tingkat tempat kerja? Bila belum tingkatkan, bila sudah jadi buat lebih intensif,” ujarnya.

Anies mengungkapkan, salah satu kebijakan Pemprov DKI Jakarta adalah menata kota agar ramah dengan para pejalan kaki. Sebab, menurutnya, transportasi pertama yang dimiliki oleh semua orang adalah kaki.

“Dari rumah ke kantor menggunakan kendaraan umum, maka beberapa ratus meter / kilometer pertama bisa jalan kaki. Turun di dekat tempat kerja bisa berjalan kaki. Jalan kaki itu sudah merupakan olahraga. Begitu juga berlari, begitu banyak cara untuk tetap berolahraga sambil berkegiatan rutin,” katanya.

Anies menambahkan, membahas Haornas ini menandakan Indonesia bisa lebih berprestasi. Olahraga harus menjadi kebutuhan hidup dan menjadi gaya hidup. Dengan kesegaran jasmani dan kesehatan yang bagus, maka lahirlah bibit-bibit unggul menuju pentas nasional dan dunia. (T/R06/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)