Pernyataan Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Atas Serangan Israel ke Gaza

Sehubungan dengan akibat serangan Israel terhadap 160 target di Gaza, terdorong oleh kepedulian dan kewajiban terhadap nasib kaum muslimin, bersama ini Jama’ah Muslimin (Hizbullah) menyatakan sikap sebagai berikut:

Pertama, Kami mengutuk keras penyerangan Israel terhadap Gaza meskipun dengan alasan ditujukan kepada instalasi militan Hamas namun pada kenyataannya semua warga Gaza menjadi korban kerusakan yang parah bahkan jatuh korban jiwa dari kalangan sipil di Gaza.

Selama ini lebih dari 1,5 juta penduduk Gaza kelaparan dan menanggung berbagai penderitaan seperti langkanya obat-obatan serta rendahnya kualitas kehidupan sosial-ekonomi di tengah-tengah kondisi lingkungan alam yang sangat buruk akibat blokade Zionis Israel.

Apa yang dilakukan oleh Israel terhadap warga Gaza sesungguhnya melanggar hukum internasional dan layak untuk diajukan sebagai kejahatan melawan kemanusiaan.

Kedua, Kami menyambut baik dilakukannya gencatan senjata dan mendorong agar hal tersebut dipermanenkan untuk menjamin berlangsungnya proses perdamaian yang signifikan di kawasan tersebut.

Ketiga, mendesak kepada pimpinan Negara-negara di dunia untuk menekan Israel agar bersikap kooperatif terhadap inisiatif perdaman di kawasan Timur Tengah dan tidak melancarkan serangan apapun ke Gaza.

Keempat, menyeru umat Islam di seluruh dunia untuk bersatu-padu, merapatkan ukhuwah Islamiyah (Q.S. Ali Imran [3]: 103, Al-Hujurat [49]: 10), serta tidak sedikit pun lalai terhadap kewajiban melindungi umat Islam di Palestina dari segala bentuk kezaliman Israel maupun pihak manapun serta menjaga kehormatan Masjidil Aqsha yang kondisinya semakin memprihatinkan karena penggalian di bawah fondasinya terus dilangsungkan dan warga Yahudi semakin sering mengganggu warga muslim yang beribadah di sana.

Kelima, akhirnya kami mengimbau agar para korban dan keluarga mereka hendaknya menyikapi musibah ini dengan sabar dan ridho. Kami mendoakan agar yang meninggal digolongkan oleh Allah sebagai para syuhada fii sabilillah dan yang cedera segera disehatkan serta Allah menggantikan kerugian dan kerusakan yang terjadi dengan yang lebih baik, aamiin.

Jakarta, 7 Rabiul Awwal 1440 H/15 November 2018

 

Jama’ah Muslimin (Hizbullah)

Amir Majelis Ukhuwah Pusat

 

Bustamin Utje