Pertemuan Jokowi-MBZ Bahas Investasi Hingga Ibu Kota Baru

Abu Dhabi, MINA – Presiden RI Joko Widodo dan Putra Mahkota Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ) membahas tentang investasi hingga pembangunan ibu kota baru Indonesia saat melakukan pertemuan bilateral di Istana Al-Shatie, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) pada Rabu (3/11) waktu setempat.

“Pertemuan yang dilakukan antara kedua pemimpin berlangsung cukup lama, sekitar 2,5 jam, dan membahas berbagi macam isu termasuk masalah kerja sama di bidang renewable energy, pembangunan ibu kota baru, investasi, dan perdagangan,” ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi dalam Konferensi Pers virtual, Kamis (4/11) dini hari.

Menlu RI bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk UEA Husin Bagis mendamping Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut.

Menurut Menlu wanita pertama Indonesia itu, mengenai investasi, kedua pemimpin membahas kemajuan kerja sama investasi antara kedua negara. Selama kunjungan tersebut terdapat komitmen bisnis dan investasi senilai USD 32,7 miliar dari 19 perjanjian kerja sama.

“Secara sekilas, komitmen bisnis dan investasi tersebut antra lain: kerja sama antara INA dan Abu Dhabi Growth Fund, INA dan DuP World, Floating solar antara Masdar dan Pertamina, Refinery Balikpapan, Manufacture dan distribusi vaksin dan bioproducts, dan berbagai kesepatan G42 dengan berbagai mitra di Indonesia, antara lain di bidang smart cities, telekomunikasi, pengembangan laboratorium genomik,dan lain sebagainya,” ujar lulusan Ilmu Hubungan Internasional UGM itu.

Menteri Luhut direncanakan masih akan melakukan pertemuan dengan perusahaan besar Amerika Serikat yang diharapkan akan ada komitmen-komitmen baru.

Sementara mengenai ibu kota baru Indonesia, UEA berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dan kemitraan dalam pembangunan proyek tersebut.

“Kedua pemimpin sepakat untuk menindaklanjuti secaraintensif berupa pertemuan-pertemuan pada tingkat teknis, mengarahkan untuk terus diintensifan khusus membahas mengenai pembangunan ibu kota baru,” ujar Retno.

Setelah bertemu dengan Pangeran MBZ, Presiden Jokowi juga akan bertemu dengan Perdana Menteri dan Ruler of Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum serta meninjau paviliun Indonesia di Dubai Expo 2020. (L/RE1/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)