Pertemuan Luar Biasa OKI Bahas Pernyataan Aneksasi Netanyahu

Jeddah, MINA – Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) akan mengadakan pertemuan luar biasa para menteri luar negeri pada Ahad (15/9), membahas pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tentang niat untuk menganeksasi beberapa bagian Tepi Barat, Palestina.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan, negara itu akan diwakili oleh Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu, Anadolu Agency melaporkan.

Awal pekan ini, Netanyahu dalam kampanyenya menjelang pemilihan umum parlemen yang dijadwalkan 17 September, mengatakan, “Saya mengumumkan niat saya untuk menerapkan kedaulatan Israel di Lembah Yordania dan Laut Mati, jika warga Israel memilih saya.”

Sekitar 70.000 warga Palestina bersama dengan sekitar 9.500 pemukim Yahudi saat ini tinggal di Lembah Yordania, yang merupakan sebidang tanah subur yang luas, yang mencakup sekitar seperempat wilayah keseluruhan Tepi Barat.

Turki, Liga Arab dan negara-negara Eropa mengatakan prihatin dengan pernyataan pencaplokan Netanyahu, dengan juru bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric mengatakan rencana pencaplokan akan melanggar hukum internasional.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai “wilayah pendudukan” dan menganggap semua kegiatan pembangunan permukiman Yahudi di sana ilegal. (T/Ast/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)