Pertemuan OKI Bahas Krisis Afghanistan Dihadiri AS, Rusia, China dan UE

Islamabad, MINA – Para perwakilan dari Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang beranggotakan 57 negara ditambah Amerika Serikat (AS), Rusia, China dan Uni Eropa akan melakukan pertemuan di Islamabad, Pakistan hari ini, Ahad (19/12) untuk membahas cara membantu Afghanistan agar terhindar dari bencana kemanusiaan.

Para pejabat Pakistan mengatakan, para peserta pada pertemuan itu diperkirakan akan mengeksplorasi cara-cara untuk mengendalikan dan mengatasi situasi kemanusiaan yang kian memburuk di Afghanistan dan kemungkinan kejatuhan ekonomi, demikian dikutip dari Voice of America.

Pertemuan OKI itu akan menjadi perkumpulan internasional terbesar mengenai Afghanistan sejak Taliban merebut kekuasaan dari pemerintah yang didukung Barat pada pertengahan Agustus, setelah keluarnya pasukan asing yang dipimpin AS dari negara itu setelah 20 tahun.

Institusi-institusi donor internasional dan PBB juga akan hadir. Penjabat Menteri Luar Negeri Taliban Amir Khan Muttaqi, yang tiba Sabtu (18/12), akan memberikan penjelasan kepada para peserta mengenai kesulitan yang dihadapi negaranya.

“Harapan kami adalah konferensi itu akan menghasilkan sebuah mekanisme untuk mengoordinasi bantuan kemanusiaan dan ekonomi bagi Afghanistan,” kata Muttaqi kepada para wartawan di Islamabad.

“Kami juga berharap pertemuan itu akan membantu memulihkan hubungan normal antara masyarakat global dengan Afghanistan,” lanjutnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi mengatakan pertemuan tersebut bukan merupakan bentuk pengakuan resmi atas pemerintah Taliban, tapi memperingatkan, mengabaikan Afghanistan akan menjadi kesalahan bersejarah karena akan memperburuk krisis kemanusiaan dan memicu eksodus pengungsi baru. (T/RE1/RS2)

Mi’raj News Agency (MINA)

=====
Ingin mendapatkan update berita pilihan dan info khusus terkait dengan Palestina dan Dunia Islam setiap hari dari Minanews.net. Yuks bergabung di Grup Telegram "Official Broadcast MINA", caranya klik link https://t.me/kbminaofficial, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.