Pesan Anies untuk Dua Calon Mahasiswa Indonesia di Gaza

Jakarta, MINA – Dua calon mahasiswa Universitas Islam Gaza ikut dalam rombongan lembaga medis kegawatdaruratan Medical Emergency Rescue – Committee (MER–C) yang menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (14/2).

Kedua calon mahasiswa Universitas Islam Gaza yang akan berangkat bersama relawan MER–C ke Jalur Gaza pada Ahad (16/2) besok itu adalah Fikri Rofiul Haq (20 tahun) dan Farid Zanjabil Al Ayubi (18 tahun).

Kepada kedua calon mahasiswa tersebut, Aneis berpesan agar di sana menjadi mahasiswa yang terbaik dan pintar sehingga memberikan kesan bila ditanyakan siapa mahasiswa yang terbaik dan pintar jawabnya mahasiswa dari Indonesia.

“Jadilah mahasiswa terbaik sehingga bila ditanyakan siapakah mahasiwa terbaik dan pinter jawabnya mahasiswa dari Indonesia,” kata orang nomor satu di DKI Jakarta yang sempat berujar akan berkunjung ke Palestina, setelah kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta terisi itu.

Anies pun turut mendoakan semoga keduanya dilancarkan kuliahnya dan kembali lagi ke Indonesia dengan ilmu yang bermanfaat.

Sementera itu Fikri Rofiul Haq yang lulusan MTS Pondok Pesantren Al-Fatah Lampung dan baru tamat SMA paket C di Tasikmalaya menyatakan, menempuh pendidikan di luar negeri sudah menjadi impiannya sejak kecil.

Dengan berbekal hafidz Quran 30 Juz dan bahasa Arab, Fikri bertekad berangkat ke Gaza dalam rangka menempuh pendidikan di Universitas Islam Gaza.

“Alhamdulillah dengan izin Allah tercapai,” kata putra Ir. Edy Wahyudi, Site Manager Pembangunan RSI Tahap II itu.

Sedangkan Farid Zanjabil AlAyubi mengungkapkan kuliah di luar negeri menjadi cita-citanya baru sejak duduk di bangku SLTA, maka begitu selesai lulus Aliyah Al-Fatah Cileungsi, Kabupaten Bogor, tahun 2019 dan di usianya yang baru menginjak 18 tahun langsung mendaftarkan kuliah di Universitas Islam Gaza.

“Mumpung ada kesempatan emas, kapan lagi,” kata putra  Muqorrobin Al Ayubi relawan Pembangunan RSI Tahap II saat mendapat penawaran kuliah di sana.

Dengan berbekal mental yang kuat pastinya dan bahasa Arab bertekad berangkat ke Gaza untuk menempuh pendidikan di Universitas Islam Gaza. (L/RS5/R2)

Mi’raj News Agency (MINA)