Ponpes Al-Fatah Cileungsi Gelar Sanlat Ramadhan 1437 Pelajari Al-Qur’an

Bogor, 19 Ramadhan 1437/ 24 Juni 2016 (MINA) – Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fatah Cileungsi Bogor, Jawa Barat menggelar pesantren kilat (Sanlat) pada Ramadhan 1437 H selama tujuh hari guna mempelajari Al-Qur’an dan memahaminya, mulai 17-29 Ramadhan 1437H, diselingi hari-hari libur.

Iman Sulaiman, selaku ketua panitia Sanlat mengatakan, Sanlat ini diadakan selama 7 hari guna mempelajari Al-Qur’an dari tahsin, hafalan surat Al-Qiyamah dengan metode talkin, dan memberikan materi yang berkaitan dengan isi kandungan Al-Qur’an.

“Sesuai tema sanlat tahun ini, kita mencoba untuk menyampaikan isi kandungan Al-Qur’an. Dalam  Al-Qur’an mengandung kisah-kisah kenabian, hukum-hukum, masalah Aqidah, tauhid, dan akhlaq, misalnya hukum-hukum ibadah, ada sholat, puasa, zakat, haji serta hukum kehidupan seperti berakhlaq baik dan lain sebagainya, semua ada dalam Al-Qur’an,” kata Iman Sulaiman kepada Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Menurutnya, Sanlat tahun ini mengambil tema tentang Al-Qur’an dengan judul “Menggapai Keberkahan Al-Qur’an Di Bulan Ramadhan” yang berlangsung pada 17-29 Ramadhan 1437 H/ 22-29 Juni 2016 M selama tujuh hari dan khusus Jum’at libur.

“Harapan kami bagi yang mengikuti sanlat, bacaan Al-Qur’annya lebih baik dan benar,” ujarnya.

Sanlat ini dikuti puluhan peserta dari perbagai kalangan yang ingin belajar, tidak di batasi usia, Muslimin dan Muslimat, ada yang dari Bogor, Bekasi, Banten, Jakarta dan lain sebagainya. Sampai saat ini masih menerima bagi peserta yang ingin mengikuti.

Dan materi yang diberikan diantaranya, Kisah dalam Al-Qur’an, Ayat Al-Ahkam, Munakahat, Aqidah, Akhlak, Silaturahim, Tahsin, Muhasabah

Adapun pematerinya Ust. Afifuddin, S.Pd.I , Ust. Aminuroni, Ust. M.Abduh LC./Ust. Taufiqurrahman LC., S.Kom.I.,Ust. Adnan Fairuz, LC., Ust. Wahyudi KS, Ust. Ahmad Sholeh, Ust. Abul Hidayat,  Ust. Iman Sulaiman, S.Pd.i, Ust. , Ust. Amin.

Ust Iman menyerukan bagi para peserta setelah mengikuti sanlat ini agar lebih semangat lagi dalam mencari ilmu di manapun berada.

“Bagi para peserta untuk lebih semangat lagi dalam mencari ilmu, tidak hanya di Sanlat ini, tapi juga di tempatnya masing-masing untuk membiasakan berkomunikasi dengan Al-Qur’an, dan saya harapkan lebih memperdalam ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur’an. Dan bagi masyarakat umum hendaklah selalu mencari ilmu, dimanapun berada, dan menjadikan Ramadhan ajang memperdalam ilmu, terutama ilmu syar’i,” ujarnya. (L/hna/P2)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)