Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Postingan Kedutaan Israel di AS tentang Kebakaran di LA Mendapat Reaksi Keras di Dunia Maya

Widi Kusnadi Editor : Arif R - 2 jam yang lalu

2 jam yang lalu

12 Views

Tangkapan layar kebakaran (foto: mina)

Los Angeles, MINA – Postingan Kedutaan Israel di Amerika Serikat tentang kebakaran besar yang melanda Los Angeles telah memicu reaksi keras di dunia maya.

Dalam postingan tersebut, Kedutaan Israel menyatakan solidaritasnya dengan warga Los Angeles yang terdampak kebakaran. Namun, banyak pengguna media sosial yang merespons dengan kritik tajam, mengingat konflik yang sedang berlangsung di Gaza. MEMO melaporkan.

Pernyataan Kedutaan Israel dalam postingan di medsosnya berbunyi: “Kami turut berduka cita dengan warga California Selatan yang terdampak kebakaran. Israel berdiri dalam solidaritas dengan mereka yang terkena dampak, dan kami mengirimkan para pemadam kebakaran dan responden pertama yang bekerja tanpa lelah untuk melindungi nyawa dan rumah.”

Seorang bernama Talha Ahmad menanggapi postingan itu di akun medsos tersebut dengan berkomentar: “Kalian membakar rumah sakit dan pengungsi secara langsung.”

Baca Juga: [POPULER MINA] Kebakaran Amerika dan Musim Dingin di Gaza

Sementara itu, Radhika Barman berkomentar: “Mengapa hati ini tidak berdetak untuk Palestina?”

Komentar lainnya dari Humaira menyatakan: “Kalian mengirimkan pikiran??? Setelah AS mengirimkan miliaran dolar. Pikir mereka adalah sekutu terbesar kalian lol. Orang-orang AS perlu bangun!!! Miliaran dolar dikirim ke Israel sementara rumah-rumah orang Amerika terbakar habis.”

Ada lagi komentar dari Dusko Antic berkata: “Hati? Kalian tidak punya itu.”

Postingan itu menimbulkan perdebatan sengit di media sosial, dengan banyak pengguna yang mempertanyakan empati Israel mengingat konflik yang sedang berlangsung di Gaza.

Baca Juga: Kanada dan Meksiko Kirim Bantuan Pemadam Kebakaran ke AS

Sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, lebih dari 46.000 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, telah tewas akibat serangan militer Israel []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Ukraina Tangkap Tentara Korea Utara di Perbatasan

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Indonesia
Amerika
Indonesia
Kolom