PREDIKSI INTELEJEN ISRAEL UNTUK TAHUN 2015

tentara Israel
tentara Israel
Potho: Elray

Tel Aviv, 6 Rabiul Awwal 1436/28 Desember 2014 (MINA) – Intelejen Israel telah memperkirakan setidaknya tujuh prediksi yang akan dihadapi oleh pihak keamanannya pada 2015 mendatang, koresponden Mi’raj Islamic News Agency (MINA) di Gaza melaporkan.

Pertama, pihak intelejen Israel memperkirakan akan terjadinya perang baru dengan Hamas di Jalur Gaza 2015 mendatang, meskipun hamas tidak menghendaki perang baru akan tetapi mereka selalu disibukkan dengan pembentukan kekuatan militer, perbaikan politik dan keuangan mereka.

Kedua, Hamas akan melakukan operasi militer besar melalui terowongan-terowongan strategis mereka, hal ini diketahui dari temuan dan penggalian yang terbukti masih terus berlanjut. Pihak Isrel yakin bahwa adanya terowongan strategis di utara milik Hizbullah seperti tang dimiliki Hamas di selatan Jalur Gaza.

Prediksi ketiga yang sangat dikhawatirkan Israel adalah melihat bersatunya pemerintahan mereka yang salah satu dampaknya adalah pembebasan para tawanan perang dalam jumlah besar.

Keempat, kemungkinan terjadinya operasi pemotongan gas ini sangat besar karena Israel sendiri merasa sangat kesulitan dalam menjaga saluran gas mereka terutama melalui jalan darat.  Pihak pengelola gas sendiri sering mengalami masalah dalam menghubungkan pipa-pipa gas yang datang baik dari laut ataupun darat.

Kelima, perang versus Hizbullah. Tidak diragukan bahwa Hizbullah kalah pada perang Libanon kedua, dan hingga saat ini diyakini mereka mempersiapkan strategi untuk memulai kembali perang demi membalas kekalahan mereka tersebut.

Keenam, memutus jaringan internet. Salah satu yang ditakutkan oleh Israel adalah pemutusan kabel-kabel internet yang mengarah ke Israel melalui jalur laut. Ini sangat mungkin terjadi karena perkembangan kemiliteran para pejuang Gaza yang tidak hanya terjadi di darat akan tetapi juga di laut. Israel sangat bergantung pada internet dalam segala hal terutama pada peperangan.

Ketujuh perang hacker. Perang melalui elektronik yang juga sangat ditakuti oleh Israel sebagaiman yang telah menimpa Korea, Amerika dan Cina. Israel mengambil pelajaran dari perang yang lalu bahwa kekuatan hacker Hamas cukup menyulitkan Israel. (L/K03/P004/R01)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0