Presiden Iran Terpilih: Saya Akan Bentuk Pemerintahan Antikorupsi

Presiden Iran terpilih Ebrahim Raeisi. (Foto: Fars)

Teheranj, MINA – Presiden terpilih Iran Seyyed Ebrahim Raeisi yang menang telak dalam pemilihan presiden 18 Juni, bersumpah untuk memenuhi janji kampanyenya dan bekerja untuk membentuk “pemerintahan pekerja keras, revolusioner, dan antikorupsi”.

“Kemarin, dunia sekali lagi menyaksikan epik besar yang diciptakan oleh bangsa yang terhormat, yang membuka halaman baru dalam sejarah modern sebelumnya dengan iman, wawasan dan solidaritas,” kata Raeisi dalam pernyataannya pada Sabtu malam (19/6), beberapa jam setelah ia dinyatakan sebagai pemenang dari pemilihan presiden ke-13 Iran, Press TV melaporkan.

Dia menambahkan, orang yang terpilih dalam pemilihan presiden 18 Juni adalah milik seluruh bangsa dan merupakan “pelayan Republik secara keseluruhan, baik mereka yang memilih dia atau mereka yang memilih kandidat terhormat lainnya, atau bahkan mereka yang memilihnya yang tidak hadir di kotak suara karena alasan apa pun.”

Raeisi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kehakiman, berterima kasih kepada rakyat Iran atas semua dukungan yang mereka berikan di belakangnya.

Dia menjadi presiden setelah memenangkan lebih dari 60 persen suara yang diberikan dalam pemilihan hari Jumat.

Raeisi telah menjadi kepala Kehakiman Iran sejak 2019. Ulama Iran itu sebelumnya memegang beberapa jabatan lain di cabang peradilan Iran sejak Revolusi Islam 1979.

Dia berkampanye dengan slogan “Administrasi Populer, Iran Kuat” di atas platform pemberantasan korupsi di cabang eksekutif, memerangi kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, menahan inflasi, dan korupsi. (T/RI-1/P2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)