Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Jokowi: Pembangunan Infrastruktur di Papua Tetap Lanjut

Rana Setiawan - Rabu, 5 Desember 2018 - 11:48 WIB

Rabu, 5 Desember 2018 - 11:48 WIB

1 Views

Jakarta, MINA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, meskipun ada dugaan penembakan terhadap 31 pekerja proyek yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, pembangunan infrastruktur di Papua tetap akan dilanjutkan.

“Pembangunan infrastruktur di tanah papua tetap dilanjut, kita tidak akan tidak akan takut oleh hal-hal seperti itu,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai menghadiri Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) dan Peresmian Pembukaan Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi Tahun 2018, di Jakarta, Selasa (4/12), sebagaimana laporan Setkab.

Terkait kasus penembakan itu sendiri, Presiden mengingatkan, kejadiannya di Kabupaten Nduga, yang dulu memang warnanya merah.

“Saya pernah ke sana dan tadi pagi saya sudah perintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk dilihat dulu, karena ini masih simpang siur,” ujarnya.

Baca Juga: Soal Perdagangan Indonesia-Israel, Kemenlu: Melalui Negara Ketiga

Presiden mengingatkan, di Nduga itu tidak ada yang namanya sinyal handphone. Karena itu, peristiwa penembakan yang diduga dilakukan oleh KKB itu masih perlu dikonfirmasi dulu ke sana, apakah betul kejadiannya seperti itu.

“Tapi memang kita tahu bahwa pembangunan di tanah papua itu memang medannya sangat sulit, medannya sangat sulit. Dan juga masih terdapat gangguan-gangguan keamanan seperti itu,” sambung Presiden.

Mengenai penggunaan aparat TNI dalam pengamanan pembangunan di Papua, Presiden Jokowi menjelaskan, bahwa setiap pembangunan di Papua itu dilakukan. Kalau di depan itu pasti dilakukan oleh TNI.

Sebelumnya sebagaimana dikutip kantor berita Antara, Pendeta Wilhelmus Kagoya, tokoh gereja di Distrik Yigi, telah melaporkan kasus pembunuhan di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yall, Kabupaten Nduga, yang menewaskan 24 orang.

Baca Juga: Indonesia Kutuk Keputusan Parlemen Israel Tolak Negara Palestina

Kapolda Papua Irjen Pol. Martuani Sormin menyampaikan, telah mengerahkan aparat keamanan untuk melakukan evakuasi korban pembunuhan yang diduga dilakukan oleh KKB itu. Kapolda berharap evakuasi dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.(R/R01/B05)

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sekjen MUI Yakin Israel Akan Hancur atas Kezalimannya terhadap Palestina

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
Indonesia
Indonesia
Indonesia