Presiden Tunisia: Konstitusi 2014 Tunisia Tidak Efektif

Beji Caid Essebsi resmi memenangkan pemilihan presiden Tunisia. (Foto: AA)

Tunis, MINA – Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi mengatakan pada Selasa (20/3), konstitusi 2014 telah dilaksanakan tapi tidak efektif, karena lembaga tidak efektif. Essebsi mencatat bahwa Mahkamah Konstitusi belum ditetapkan.

“Jelas bahwa konstitusi belum diselesaikan dan belum sepenuhnya dihormati,” kata Essebsi dalam pidato saat menandai ulang tahun kemerdekaan ke-62 di Tunisia dari Perancis di Istana Kepresidenan Carthage, demikian MEMO melaporkan.

“Ada lembaga konstitusional yang seharusnya sudah mapan pada waktunya. Artinya, sejak tahun pertama ratifikasi Konstitusi (dikeluarkan tahun 2014), namun hal ini tidak terjadi. Ini termasuk Mahkamah Konstitusi, yang merupakan lembaga penting,” katanya.

Menurut pasal 118 dari Konstitusi Tunisia, Mahkamah Konstitusi adalah badan peradilan independen yang terdiri dari 12 anggota yang kompeten, tiga perempat di antaranya adalah spesialis dalam hukum dan yang memiliki setidaknya 20 tahun pengalaman di lapangan.

Pasal 120 Konstitusi menetapkan bahwa pengadilan menangani konstitusionalitas tagihan. Pekan lalu, parlemen Tunisia gagal memilih anggota Mahkamah Konstitusi pertama di Tunisia.

Pada 20 Maret setiap tahun, Tunisia merayakan kemerdekaannya dari Perancis pada tahun 1956, setelah 75 tahun melakukan kolonisasi. (T/R03/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)