Presiden Yaman Berbagi Kekuasaan dengan Separatis Selatan

Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi. (Foto: dok. Arab Spring News)

Aden, MINA – Koalisi pimpinan Arab Saudi yang bertempur di Yaman pada Jumat (18/12) mengumumkan kabinet baru Pemerintah Yaman yang  diakui dunia internasional. Kabinet tersebut berbagi kekuasaan dengan separatis selatan.

Pemerintahan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi berbasis di pelabuhan selatan Aden. Separatis Selatan adalah sekutu dalam koalisi yang telah berperang melawan pemberontak Houthi yang menguasai ibu kota Sanaa sejak 2014.

Namun, separatis Dewan Transisi Selatan (STC) sebelumnya telah mendeklarasikan pemerintahan sendiri di Aden awal tahun ini. Kedua belah pihak telah bertempur di selatan, mempersulit upaya PBB untuk menempa gencatan senjata permanen dalam keseluruhan konflik, MEMO melaporkan.

Pernyataan kantor Presiden Hadi mengatakan, Perdana Menteri Maeen Abdulmalik diangkat kembali untuk memimpin kabinet baru, yang mencakup lima menteri dari blok politik terbesar Yaman, termasuk partai STC dan Islah.

Baca Juga:  Menhan Prabowo Kunjungi MBS Bahas Isu Global dan Palestina

Namun, Hadi mempertahankan sekutu terdekatnya di kementerian utama pertahanan, dalam negeri, urusan luar negeri, dan keuangan.

Pemerintahan baru dibentuk dua pekan setelah  pemisahan pasukan dan penempatan kembali pasukan di selatan yang akan membuat mereka kembali ke medan perang melawan Houthi di utara dan ke luar Aden, kota pelabuhan yang sangat diperebutkan. (T/RI-1/RS3)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: Rudi Hendrik

Editor: Bahron Ansori