PROFESOR ISRAEL SERUKAN MILITER PERKOSA WANITA PALESTINA

Dr Mordechai Kedar (Photo: lacamomille)
Dr Mordechai Kedar (Photo: lacamomille)

West Bank, 25 Ramadhan 1435/23 Juli 2014 (MINA) – Seorang profesor dari Universitas Bar-Ilan Israel Dr Mordechai Kedar menyerukan pemerkosaan terhadap wanita-wanita Palestina sebagai strategi perang baru melawan para pejuang Palestina.

Menurutnya strategi seperti itu bisa menghentikan dan menakuti pejuang Palestina untuk tidak menyerang mereka dan memilih kembali ke rumah dalam rangka menjaga kehormatan keluarganya.

“Kita harus melakukan itu agar mereka menghentikan perang dan mereka kembali ke rumah untuk menjaga kehormatan keluarganya,”  demikian katanya sebagaimana diberitakan harian Israel haaretz dan dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Rabu.

Kedar  yang juga  seorang peneliti di Pusat Pembelajaran Strategi  Begin-Sadat  di universitas Bar-Ilan dan menjabat sebagai ketua organisasi Pemantau Akademi Israel meyakini strategi pemerkosaan tersebut sebagai praktek perbaikan strategi Israel meskipun ia mengakui bahwa hal itu merupakan kejahatan perang.

Strategi  yang diserukan Kedar ditentang aktivis feminis yang pada Selasa mengirim surat kepada presiden Universitas Bar-Ilan Rabi Prof Daniel Hershkowitz yang isinya mencela pernyataan Kedar.

“Seruan tersebut telah memberikan legitimasi bagi tentara Pasukan Israel dan warga sipil untuk melakukan pemerkosaan dan membahayakan perempuan, baik dari kalangan Israel maupun Palestina,” demikian isi surat itu.

Pernyataan Kedar  mencerminkan ambisinya  mendirikan negara Yahudi dan  membalas dendam atas kematian tiga pemuda Israel yang diculik di Tepi Barat dan ditemukan mayatnya pada 1 Juli lalu.(T/P08/EO2)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0