Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Protes anti-Netanyahu Berlanjut di Ratusan Lokasi di Seluruh Negeri

Rudi Hendrik - Rabu, 7 Oktober 2020 - 07:35 WIB

Rabu, 7 Oktober 2020 - 07:35 WIB

5 Views

Israelis march during a protest against Israeli prime minister Benjamin Netanyahu, in Tel Aviv on October 6, 2020. Photo by Tomer Neuberg/Flash90 *** Local Caption *** ???? ????? ?? ???? ???????? ????? ????? ??????? ?????? ?????? ??? ??????

Yerusalem, MINA – Ribuan warga Israel di ratusan lokasi di seluruh negeri berdemonstrasi menentang Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam kelompok-kelompok kecil dan dalam jarak satu kilometer dari rumah mereka pada Selasa malam (6/12), sesuai dengan aturan penguncian.

Beberapa ratus orang berkumpul di Habima Square di Tel Aviv. Wartawan Times of Israel di tempat kejadian memperkirakan sekitar 700 orang berkumpul di alun-alun, dengan lebih banyak lagi yang berdatangan. Jarak sosial di antara pengunjuk rasa tidak konsisten.

Polisi sebagian besar menjauh, menghindari konfrontasi seperti yang pernah terjadi di alun-alun selama protes hari Sabtu (2/10).

Para pejabat Israel telah memperingatkan sebelumnya bahwa setiap pertemuan massal di kota itu akan melanggar peraturan kesehatan.

Baca Juga: Hamas-Israel Sepakat Lanjutkan Pertukaran Sandera dan Tahanan 

“Sayangnya, kami telah menerima seruan dari beberapa penyelenggara untuk mengubah tempat protes menjadi satu pawai besar di jalan-jalan Tel Aviv,” kata polisi, dan menambahkan bahwa ini akan merupakan pelanggaran hukum.

Beberapa perkelahian skala kecil dilaporkan ketika polisi mengepung pengunjuk rasa yang berusaha berpawai di Rothschild Boulevard, meskipun sebagian besar ketenangan dipertahankan.

Demonstrasi di ratusan lokasi itu terjadi tiga hari setelah protes terakhir pada Sabtu malam, ketika puluhan ribu orang berpartisipasi dalam demonstrasi kecil yang berjarak secara sosial di seluruh Israel. Ini menyusul berlakunya undang-undang yang sangat kontroversial pekan lalu yang melarang demonstrasi massal sebagai bagian dari pembatasan penguncian virus corona.

Sebagai tanggapan, aksi unjuk rasa lokal telah menjamur bersama dengan aplikasi ponsel yang memberikan lokasi demonstrasi kepada pengguna di dekat rumah mereka. (T/RI-1B04)

Baca Juga: Hamas Kecam Rencana Israel Batasi Akses Warga Palestina ke Al-Aqsa   

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Palestina
Palestina
Palestina
Palestina