Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Protes Perintah Trump, Enam Jaksa di AS Mengundurkan Diri

Widi Kusnadi Editor : Rana Setiawan - Ahad, 16 Februari 2025 - 17:00 WIB

Ahad, 16 Februari 2025 - 17:00 WIB

13 Views

Kantor pengadilan Federal AS.(Foto: IG)

Washington DC, MINA – Enam jaksa federal di Amerika Serikat yang bertugas di New York dan Washington D.C. mengundurkan diri secara serentak pada Jumat (14/2). Mereka memprotes perintah Presiden Donald Trump yang menginstruksikan penghentian kasus dugaan korupsi yang melibatkan Wali Kota New York, Eric Adams.

Para jaksa tersebut menilai intervensi ini sebagai ancaman terhadap independensi sistem peradilan dan supremasi hukum di negara tersebut, Times Union melaporkannya.

Pada September 2024, Wali Kota Eric Adams didakwa atas tuduhan menerima suap dan kontribusi kampanye ilegal dari pengusaha asing dan pejabat pemerintah Turki.

Menurut dakwaan, Adams dan stafnya diduga menyamarkan lebih dari $100.000 dalam bentuk manfaat yang kemudian digunakan untuk memperoleh jutaan dolar dana publik.

Baca Juga: Lebih dari 140 Orang Tewas di Myanmar Akibat Gempa Dahsyat

Baru-baru ini, Penjabat Wakil Jaksa Agung Emil Bove memerintahkan agar tuduhan terhadap Adams dibatalkan, dengan alasan kedekatan waktu dengan pemilihan pendahuluan wali kota yang akan datang dan kebutuhan Adams untuk menangani isu-isu mendesak kota.

Keputusan ini memicu pengunduran diri sejumlah jaksa senior, termasuk Penjabat Jaksa AS Manhattan, Danielle Sassoon, yang menolak perintah tersebut karena dianggap bermotif politik dan bertentangan dengan prinsip hukum.

Sementara itu, Departemen Kehakiman menghadapi gejolak internal akibat keputusan ini, dengan beberapa pejabat tinggi mengundurkan diri sebagai bentuk protes terhadap apa yang mereka anggap sebagai intervensi politik yang tidak semestinya dalam proses peradilan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Israel Bom Pinggiran Beirut Meski Ada Gencatan Senjata

Rekomendasi untuk Anda