Protes Rakyat Palestina Berhasil Gagalkan Pawai Pemukim Yahudi

Para pengunjuk rasa Palestina melemparkan batu sebagai tanggapan atas serangan pasukan keamanan Israel dengan peluru plastik dan gas air mata, dalam protes terhadap pembangunan permukiman Yahudi dan tembok pemisah di desa Kafr Qaddum di Nablus, Tepi Barat pada 28 April 2017. ( Nedal Eshtayah - Anadolu Agency )

Ramallah, MINA – Protes oleh warga Palestina di beberapa desa di utara Nablus tampaknya telah berhasil menghentikan dan menggagalkan pawai pemukim Yahudi yang direncanakan, setelah pemukim menuntut pengembalian tanah di daerah itu.

Rencana pemukim Yahudi sebagai pembalasan atas pembunuhan salah satu dari mereka sendiri di dekat Ramallah, Tepi Barat, Arab News melaporkan Ahad (26/12).

Demonstrasi berlangsung di desa Burqa, Sabastia, Silt Al-Thahriah dan Bazaria. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menanggapi dengan campuran peluru tajam, peluru logam berlapis karet, dan gas air mata.

Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan total 247 luka-luka, setidaknya sembilan di antaranya akibat peluru tajam. Seorang warga Palestina masih dalam kondisi kritis.

Protes utama terjadi di desa Burqa, tetapi orang-orang dari desa lain mengatakan bahwa mereka juga mengalami serangan oleh pemukim Yahudi.

Ghassan Douglas, seorang warga Palestina dari Burqa, mengatakan kepada Arab News: “Orang-orang dari … desa-desa mematuhi seruan Fatah untuk menunjukkan perlawanan rakyat terhadap kegiatan pemukim.”

Douglas, yang juga Wakil Kepala Komite Nasional Melawan Pemukim di Utara, mengatakan kepada Arab News bahwa 30.000 warga Palestina yang tinggal di daerah itu tidak akan menerima pemukim Yahudi di tanah mereka.

Mahmoud Alloul, wakil pimpinan Fatah, mengatakan bahwa Palestina akan melawan serangan pemukim Yahudi. Ia menambahkan bahwa gerakan pemuda Shabiba juga akan membantu menentang main hakim sendiri oleh pemukim.

Muhamad Hamdan, Sekretaris Fatah di daerah Nablus, mengatakan kepada jaringan Maan News, “Burqa bergerak ke arah yang sama seperti yang terjadi di Beita dalam protes rakyat melawan permukiman dan pendudukan.”

Berbagai media melaporkan banyak insiden serangan, termasuk tembakan yang ditembakkan ke pos pemeriksaan Hawara Israel, di mana tidak ada korban luka yang dilaporkan, dan tembakan juga ditembakkan ke tentara IDF di dekat Burqa itu sendiri.

Sebuah bom molotov dilemparkan di sebuah pos pemeriksaan Israel di dekat permukiman Dotan, dan satu lagi di dekat permukiman Beit Eil, sementara sebuah kendaraan pemukim Yahudi dilempari batu di dekat desa Palestina Hizma.

Seorang pemukim Yahudi juga dilaporkan menembak wartawan di dekat Sabastia yang melintasi barat laut Nablus, di saat Mohammed Azzam, Walikota Sabastia, mengatakan bahwa pintu masuk kota Naqura dekat permukiman Yahudi Shave Shamron telah diblokir. (T/RI-1/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

=====
Ingin mendapatkan update berita pilihan dan info khusus terkait dengan Palestina dan Dunia Islam setiap hari dari Minanews.net. Yuks bergabung di Grup Telegram "Official Broadcast MINA", caranya klik link https://t.me/kbminaofficial, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.