Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pusat Observasi Falak Jama’ah Muslimin Gelar Pemantauan Hilal Awal Ramadhan 1446 H

Rana Setiawan Editor : Widi Kusnadi - 1 jam yang lalu

1 jam yang lalu

30 Views

Tim Pusat Observasi Falakiyah (POF) Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Pusat dan Jabodetabek melaksanakan pemantauan hilal atau rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadhan 1446 H di lantai 19 Apartemen Cibubur Village, Depok, Jawa Barat, Jumat (28/2/2025) sore.(Foto: Doc. MINA)

Jakarta, MINA – Pusat Observasi Falakiyah (POF) Jama’ah Muslimin (Hizbullah) melaksanakan pemantauan hilal atau rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadhan 1446 H di berbagai lokasi strategis di seluruh Indonesia, Jumat (28/2) sore ini.

Salah satu lokasi utama adalah lantai 19 Apartemen Cibubur Village, Depok, Jawa Barat, yang dipilih karena ketinggiannya yang ideal untuk observasi.

Ketua POF, Najmu Izh-Harulhaq, Lc, M.A., menyatakan bahwa lokasi ini diharapkan menjadi tempat pemantauan hilal rutin setiap bulan dalam kalender Hijriah.

“Kami berharap lokasi pengamatan hilal di puncak gedung Apartemen Cibubur Village ini menjadi tempat yang strategis setiap bulannya,” ujarnya kepada MINA.

Baca Juga: Sambut Ramadhan, Polda Jambi Bagi 4.000 Paket Sembako ke Masyarat

Pemantauan hilal tersebut merupakan bagian dari upaya penetapan awal Ramadhan yang akurat, mengingat hisab (perhitungan astronomi) hanya memberikan perkiraan dan tidak dapat dijadikan dasar penetapan tanpa konfirmasi melalui rukyat (pengamatan langsung).

Ustaz Najmu menyampaikan, hasil pemantauan ini akan dibahas dalam Sidang Isbat yang dijadwalkan pada hari yang sama, yang direncanakan akan digelar setelah ibadah shalat magrib di Auditorium M Hamidy, Kompleks Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, dengan tujuan memberikan kepastian kepada umat Muslim mengenai awal puasa Ramadhan 1446 H.

Selain di Apartemen Cibubur Village, pemantauan hilal oleh POF juga dilakukan di 14 titik lainnya di seluruh Indonesia. Mereka juga memantau hasil rukyat global dari negara-negara Muslim lainnya, seperti Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Palestina, untuk memastikan keseragaman dalam penetapan awal Ramadan.

Sementara secara nasional, Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar pemantauan hilal di 125 titik pada 28 Februari 2025. Pemantauan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk ahli falak dari Kantor Wilayah Kemenag, organisasi masyarakat Islam, dan instansi terkait lainnya.

Baca Juga: SMART 171 Dorong Negara Hadir dalam Pemberitaan Palestina yang Berimbang

Berdasarkan data hisab, ijtimak (konjungsi) menjelang Ramadan 1446 H terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, sekitar pukul 07.44 WIB. Pada hari tersebut, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia diperkirakan berada di atas ufuk, antara 3 derajat 5,91 menit hingga 4 derajat 40,96 menit, dengan sudut elongasi antara 4 derajat 47,03 menit hingga 6 derajat 24,14 menit. Hal ini memberikan indikasi kuat bahwa hilal akan terlihat, sehingga awal Ramadan kemungkinan besar akan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Umat Muslim di Indonesia dan seluruh dunia menantikan hasil pemantauan hilal ini sebagai penanda dimulainya bulan suci Ramadan, periode yang ditandai dengan puasa, peningkatan ibadah, dan refleksi spiritual.[]

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Fatwa MUI Haram Konsumsi Kurma Produk Israel, Ini Penjelasannya

Rekomendasi untuk Anda

Kolom
Indonesia
MINA Sport
Haji 1445 H
Menteri Agama (Menag RI) Nasaruddin Umar (foto: Kemenag RI)
Indonesia