Gaza, MINA – Seorang warga Palestina di Jalur Gaza yang diblokade Israel, pada Jumat (9/11) malam, luka parah dalam keadaan kritis akibat tembakan-tebakan Israel saat aksi protes yang berlangsung setiap Jumat di perbatasan Gaza.
Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza menegaskan, bahwa Rami Wael Ishaq Qahman, (28), dalam keadaan kritis, menderita luka disekujur tubuhnya akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Eropa. Demikian Maan News Agency melaporkan dikutip MINA, Sabtu (10/11).
Kementerian tersebut selanjutnya mengkonfirmasi, sedikitnya 37 warga Palestina terluka dengan peluru ketika pasukan Israel menekan para pengunjuk rasa di perbatasan timur Jalur Gaza.
Dilaporkan pula, jumlah orang Palestina yang terbunuh sejak awal “The Great March of Return”, pada 30 Maret yang lalu, telah mencapai jumlah 221 orang syahid, dan lebih dari 24.000 warga Palestina terluka, dalam aksi yang diikuti oleh ribuan warga sipil Palestina di Gaza.
Baca Juga: PRCS Temukan Jenazah 15 Personel Penyelamat yang Ditembaki Pasukan Israel
Mereka telah mengalami blokade Israel selama satu dekade, mereka menuntut hak mereka kembali sebagai pengungsi ke tanah air mereka yang sekarang diduduki Israel. (T/R03/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Dokter Bedah AS: Pasien Palestina di Gaza Meninggal karena Kurang Pasokan Medis