Ramadhan di Masa Pandemi: Bagaimana Muslim Minnesota Menyambut Bulan Suci

Minnesota, MINA – Saat waktu terus berjalan menjelang awal Ramadhan, umat Islam di seluruh dunia bersiap untuk berpuasa.  Ini merupakan tahun kedua umat Islam menjalankan ibadah puasa di tengah pandemi.

Dikutip dari AboutIslam, Pusat Islam Mankato di Minnesota mengatakan mereka akan tetap menyelenggarakan sholat berjamaah dengan memperhatikan protocol kesehatan.

Langkah-langkah itu termasuk menjaga jarak sosial saat sholat dan acara buka puasa.

“Pandemi telah memengaruhi semua kelompok agama, gereja, masjid, dan sinagog,” kata Abdi Sabrie, salah satu pendiri dan anggota dewan pusat Pusat Islam itu, KEYC melaporkan.

“Tidak ada pengecualian di sini. Anda bisa lihat di lantai, biasanya kami sholat bahu-membahu dan sekarang kami sholat terpisah,” ujarnya.

Ramadhan adalah bulan ke-9 dalam kalender Islam Hijriah. Dari fajar hingga matahari terbenam, umat Islam menahan diri dari makanan, minuman, dan hal-hal yang membatalkan puasa lainya.

Ramadhan tahun ini diperkirakan jatuh pada tanggal 13 April.

Diantara Langkah lainya yang juga diambil termasuk mencegah mereka yang terinfeksi virus untuk menghadiri shalat berjamaah.

“Kami mencoba dan melakukan segala yang kami bisa untuk benar-benar melindungi mereka,” kata Sabrie.

“Kami tidak ingin pusat Islam ini menjadi tempat Anda terkena pandemi atau penyakit,” tambahnya.

Ramadhan adalah bulan dengan banyak berkah. Ini adalah waktu berpuasa dan latihan spiritual yang ekstensif. Selama Ramadan, umat Islam melakukan upaya khusus untuk menyediakan waktu membaca dan mempelajari Alquran, sholat tarawih, dan amal-amal lainnya. (T/R7/P2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)