Sebanyak 150 Rumah di Kabupaten Lima Puluh Kota Terdampak Banjir Sungai Manggilang

Kabupaten Lima Puluh Kota, MINA – Sungai Batang Manggilang meluap, ratusan rumah warga di Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Kota Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, terdampak banjir pada Kamis (29/4) sore pukul 18.00 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lima Puluh Kota menjelaskan, sungai meluap diakibatkan  hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung lama.

“Hingga Jumat (30/4) dini hari belum ada laporan korban jiwa, namun sebanyak 150 unit rumah terendam banjir dengan tinggi muka air antara 50 cm – 100 cm. Masyarakat yang rumahnya terendam memilih mengungsi di rumah kerabat yang lebih aman,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (30/4).

“Tim Reaksi Cepat (TRC) telah berada di lokasi banjir dan berkoordinasi dengan POS SAR Lima Puluh Kota dan pemerintah Nagari Manggilang guna melakukan pendataan,” tambahnya.

BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota mengatakan, kondisi saat ini di lokasi kejadian, air sudah mulai surut, masyarakat mulai melakukan pembersihan sisa-sisa banjir di area tempat tinggal.

Selain itu, BPBD juga mendirikan Posko di Nagari dan tujuh dapur umum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang melaksanakan sahur. Dapur umum tersebut tersebar di beberapa lokasi, yakni 4 dapur umum di Jorong Seberang Pasar, 2 dapur umum di Jorong Pasar, dan 1 dapur umum di Jorong Lubuak Jantan.

“Adapun kendala di lapangan saat ini stok logistik atau sembako tidak tersedia di gudang logistik BPBD,” jelas BPBD.

Menurut kajian InaRISK BNPB, wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki risiko bencana banjir sedang hingga tinggi dengan luas risiko 28.771 hektar atau 12 kecamatan terpapar. (R/SR/RS3)

Mi’raj News Agency (MINA)