Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ratusan Warga AS Hadir di Pemakaman Khamenei

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 12 Juli 2026 - 10:14 WIB

Ahad, 12 Juli 2026 - 10:14 WIB

25 Views ㅤ

Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Press TV)

Teheran, MINA – Kehadiran ratusan warga Amerika Serikat dalam prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei memicu perdebatan di Washington. Mereka datang bersama ratusan tamu asing yang menghadiri rangkaian pemakaman dan menyatakan ingin menyaksikan langsung suasana di Iran serta menyampaikan solidaritas kepada rakyat negara itu.

Menurut Ketua Organisasi Kebudayaan dan Hubungan Islam Iran, Mohammad Mahdi Imani Pour, sekitar 400 blogger, influencer, dan aktivis dari berbagai negara menghadiri prosesi pemakaman yang berlangsung selama beberapa hari.

Kehadiran mereka disebut sebagai bagian dari upaya memperluas komunikasi masyarakat internasional dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan kawasan. Tasnim melaporkan, Ahad (12/7).

Di antara tamu asing tersebut terdapat beberapa warga Amerika Serikat yang memiliki pengaruh besar di media sosial. Sejumlah dari mereka menyatakan kedatangannya untuk menunjukkan solidaritas terhadap Iran serta menyampaikan pandangan yang berbeda dari kebijakan resmi pemerintah Amerika Serikat mengenai konflik di Timur Tengah.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Kehadiran para warga AS itu kemudian menuai kritik dari sejumlah kalangan di Washington. Laporan media Barat menyebut beberapa pejabat dan tokoh politik konservatif mempertanyakan tindakan mereka, bahkan ada yang menyerukan agar aktivitas mereka diselidiki ketika kembali ke Amerika Serikat.

Prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei sendiri dihadiri jutaan pelayat di sejumlah kota di Iran setelah wafatnya pemimpin yang memimpin Republik Islam Iran selama hampir empat dekade.

Pemakaman tersebut juga dihadiri sejumlah delegasi asing, tokoh agama, dan perwakilan organisasi internasional, serta berlangsung di tengah situasi keamanan kawasan yang masih tegang pascakonflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Kehadiran warga Amerika dalam prosesi tersebut menunjukkan bahwa persaingan antara Iran dan Amerika Serikat kini tidak hanya berlangsung di bidang politik dan militer, tetapi juga pada ranah opini publik dan media digital.

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Di tengah meningkatnya perang narasi, setiap simbol dan kehadiran tokoh publik berpotensi menjadi bagian dari perebutan pengaruh dalam membentuk persepsi masyarakat internasional terhadap konflik di Timur Tengah. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Rekomendasi untuk Anda