Relawan BMP Bantu Pondok Pesantren dan Rumah Yatim

Jakarta, MINA – Relawan Bunda Merah Putih (BMP) menyalurkan bantuan untuk tiga pondok pesantren (Ponpes) dan rumah yatim piatu, Senin (3/12).

Masing-masing adalah Ponpes Baitul Hikmah Depok, pimpinan KH. Hamdan Rasyid, lalu Ponpes Ummul Qura Pondok Cabe, Ciputat Tangerang, pimpinan KH. Syarif Rahmat, dan Pesantren Tahfidz Insitut Ilmu Al-Quran (IIQ) Wates, Sawangan, Depok, pimpinan KH. Fathoni dan KH. Ahsin Muhammad.

Menurut keterangan dari BMP, rangkaian kesempatan tersebut, diikuti langsung Pembina BMP, Endang Budi Karya Sumadi dan Ketua Umum BMP, Angela Brigita serta para anggota dan relawan lainnya.

Pondok Pesantren Baitul Hikmah jadi lokasi pertama yang didatangi. Memasuki lingkungan Ponpes, suasana yang agamis begitu terasa. Para santri dengan antusias melantunkan shalawat bergantian, menyambut kedatangan BMP.

Endang menerangkan, bantuan yang diberikan sebagai wujud nyata untuk terus berupaya berbagi terhadap sesama.

“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Bunda Merah Putih secara swadaya dari pengurus dan donatur yang peduli,” kata Endang sebagaimana keterangan tertulis yang diterima MINA.

Pihaknya berharap, apa yang dilakukan BMP bisa memotivasi masyarakat, khususnya para relawan untuk terus saling bergandengan tangan membangun Indonesia.

Selain untuk menyerahkan bantuan, rombongan juga datang untuk memberikan dukungan moril kepada para santri agar lebih bersemangat dalam belajar, mengkaji kitab-kitab dan diharapkan kelak ketika sudah berada di tengah masyarakat mampu menjadi penyejuk untuk umat, agama serta bekal masa depan agar menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang berakhlaq mulia.

“Anak-anakku, harus tetap semangat. Jangan lupa juga untuk selalu mendoakan orangtua kita, sebab kita telah banyak merasakan jasanya. Saya doakan juga anak-anak semua alsupaya bisa mewujudkan cita-citanya, termasuk yang ingin menjadi presiden atau menteri,” tuturnya.

“Semoga, selain bermanfaat untuk anak-anak, juga untuk pesantren yang tengah melakukan pembangunan. Bahkan tadi ada mess yang kebakaran dan santrinya dipindah ke tempat lainnya. Mudah2-mudahan semua benar-benar bermanfaat dan segera rampung,” tambahnya.

Rektor IIQ Jakarta, Huzaemah Tahido Yanggo, memberikan apresiasi yang mendalam atas apa yang diserahkan BMP. Ia juga memberikan doa agar upaya BMP selalu mendapatkan kemudahan san kelancaran serta terus semangat di jalan kebaikan.

Angela Brigita salah satu pengurus BMP menambahkan jika selain bantuan untuk pembangunan atau renovasi tempat pesantren, juga diberikan perlengkapan belajar, alat peraga edukasi untuk kelompok bermain.

“Bantuan yang kita berikan, benar-benar untuk pihak yang berhak menerima bantuan. Daripada kita ribut-ribut, banyak wacana, berdebat dan melakukan yang tidak baik terhadap orang lain, hujatan di dunia maya, tentu lebih baik melakukan hal nyata seperti ini,” imbuhnya.

“Apa yang kita kerjakan ini mudah-mudahan membawa berkah dan kemudahan bagi usaha kita semua,” tambahnya.(L/R01/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)