Lombok Utara, MINA – Tim relawan Jama’ah Muslimin (Hizbullah) di Lombok Utara memberikan pelatihan ilmu hisab dan rukyat kepada sejumlah warga setempat, Kamis (6/12).
Pelatihan dilaksanakan di Masjid Darussalam di Dusun Karang Langu, Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, diikuti 11 peserta, termasuk beberapa murid madrasah.
Anggota Koordinator Lapangan Dewan Hisab dan Rukyat (DHR) Jama’ah Muslimin (Hizbullah), Syamsuddin, memimpin pelatihan tersebut.
Ia mengatakan, pelatihan bertujuan untuk pemerataan ilmu hisab dan rukyat di seluruh wilayah.
Baca Juga: MUI Tekankan Operasi Kelamin Tidak Mengubah Status Gender dalam Agama
“Berawal dari kalender hijriah yang kita bawa. Kemudian ada pertanyaan tentang dasar dari kalender tersebut. Lalu dijelaskan bahwa kalender itu adalah hasil dari perhitungan rukyat dan hilal,” kata Syamsuddin, relawan yang tinggal di Jakarta Utara.
“Dari situlah kita lanjutkan praktiknya dengan melakukan rukyat pagi dan sore sebagai pembuktian,” katanya.
Relawan yang turut membangun Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina tersebut menjelaskan, rukyat pagi dilaksanakan setiap tanggal 26,27, dan 28 di bulan hijriah.
“Untuk rukyat sore diadakan tiap tanggal 29 setelah ijtima’,” katanya.
Baca Juga: Prof. El-Awaisi Serukan Akademisi Indonesia Susun Strategi Pembebasan Masjidil Aqsa
Menurut Syamsuddin, untuk memahami ilmu hisab, memerlukan 3-4 kali pertemuan. Sementara ilmu rukyat, diperlukan empat bulan berturut-turut rukyat pagi dan sore.
Saat ini relawan Jama’ah Muslimin membantu pembangunan dua masjid. Selain Masjid Darussalam, ada pula Masjid Nurul Hikmah di Dusun Pansor Daya, Desa Sesait, Kecamatan Kayangan. (L/RI-1/RS2)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Syeikh Palestina: Membuat Zionis Malu Adalah Cara Efektif Mengalahkan Mereka