RELAWAN INDONESIA DI GAZA: AKTIVITAS MUSIM DINGIN, SULIT TAPI SENANG

Relawan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, kanan ke kiri (Gulam, Suryadi, Usama, Hidayatullah). (foto:MINA)
Relawan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, kanan ke kiri (Gulam, Suryadi, Usama, Hidayatullah). (foto:MINA)

Jalur Gaza, 25 Rabi Al Awal 1436 H/15 Januari 2015 M (MINA) – Relawan Indonesia asal wonogiri di Jalur Gaza Suryadi Sarto Soirejo mengungkapkan selama beraktivitas menyelesaikan pembangunan rumah sakit Indonesia (RSI) di musim dingin, dirinya senang meskipun cuaca dingin ekstrim.

Suryadi mengaku sangat sulit ketika harus beraktivitas di tengah udara dingin ekstrim yang melanda kawasan Jalur Gaza,  Akan tetapi di waktu yang bersamaan, Suryadi merasa gembira karena hasil pekerjaannya  bisa bermanfaat bagi warga Palestina.

Suryadi juga mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur karena dari ratusan juta warga Indonesia, dirinya terpilih untuk dapat membantu warga palestina di Gaza dan mengurangi penderitaan mereka dengan pembangunan RSI.

“Saya sangat bersyukur telah dipilih dan ditakdirkan Allah untuk bisa berangkat ke jalur Gaza dan membantu saudara saudara saya yang sedang terzalimi” ungkap Suryadi.

Ketika ditanya pesan pesannya, pria kelahiran 1980 ini menjawab agar umat Islam mempersiapkan diri mereka untuk bersama berjuang dengan warga Palestina dalam mengembalikan hak-hak mereka.

Suryadi mengatakan , “Kepada saudara saudara saya di kampung, kalian harus benar benar mempersiapkan diri untuk ikut membantu perjuangan saudara-saudara kita di Palestina dalam mendapatkan kembali kemerdekaan mereka dan mengembalikan masjid Al Aqsha”.

Saat ini suryadi dan 18 relawan lainnya sedang melanjutkan tahap akhir pembangunan rumah sakit indonesia dan wisma Indonesia sebagai utusan organisasi kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C).

Rumah sakit Indonesia dan wisma Indonesia dibangun oleh dana bantuan murni dari rakyat Indonesia yang dikumpulkan oleh MER-C dan saat ini sedang memasuki tahap akhir. (L/K02/R03)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0