RI HARAPKAN PRESIDEN BARU MESIR PERKUAT HUBUNGAN

analisadailyJakarta, 12 Sya’ban 1435/10 Juni 2014 (MINA) –  Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa berharap agar situasi politik Mesir di bawah presiden baru, Al-Sisi yang baru dilantik semakin membaik dan hubungan dengan Indonesia terus meningkat.

“Mesir adalah negara yang sedang mengalami transisi demokrasi. Harapan kita ke depannya, konsolidasi ke arah demokrasi Mesir akan semakin kuat, terutama hak-hak dari seluruh elemen bangsa termasuk kelompok oposisi betul-betul dihormati,” tutur Marty saat ditemui di Istana Negara, Senin (6/9), demikian diberitakan oleh harian Republika seperti dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Menurut Marty, hubungan bilateral kedua negara sejauh ini cukup baik, dan Indonesia sudah membuka hubungan diplomatik dengan Mesir sejak era pasca kemerdekaan lalu.

Baca Juga:  Rumah Zakat Aceh Salurkan 1 Ton Beras Untuk Lansia

Al-Sisi mengambil sumpah presiden di Mahkamah Konstitusi Agung (SCC)  dan dihadiri presiden  interim Adly Mansour, Perdana Menteri interim Ibrahim Mahlab, imam Al-Azhar Ahmad Al-Tayyib, Koptik Ortodoks Paus Tawadros II, di mana sebelumnya Mursi adalah presiden Mesir  pertama yang dilantik di tempat itu.

Para pemimpin negara Teluk yang mendukung Al-Sisi juga hadir dalam  acara resmi tersebut, termasuk  pangeran kerajaan Arab Saudi Salman bin Abdul-Aziz, kerajaan UEA Muhamad Bin Ziad dan Emir Kuwait Sheikh Sabah Ahmad,  sedangkan Qatar yang memiliki hubungan baik dengan Mursi  mengirimkan ucapan selamat  melalui surat elektronik tanpa mengirimkan  perwakilan, harian Mesir Ahram melaporkan.

Sedangkan Rusian  mengirimkan perwakilannya Duma Sergey Naryshkin dan AS Thomas A. Shannon, yang menjabat sebagai Penasihat kepada Menteri Luar Negeri AS John Kerry, serta presiden Chad Afrika.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Laksanakan Shalat Idul Adha di Semarang

Kepada para tamu yang hadir, Al-Sisi yang  mengumumkan penggulingan Mursi Juli 2013, mengungkapkan harapannya untuk “kebangkitan internal dan eksternal bagi negara” dan bersumpah untuk mendirikan sebuah “kuat, adil, negara aman”. (T/Fauziah/EO2)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

 

 

Comments: 0