Ribuan Kantong Beras untuk Korban Konflik Marawi

Pengungsi Marawi terpaksa tinggal di tempat pengungsian akibat konflik (Foto: Reuters)

 

Manila, 9 Syawal 1438/ 3 Juli 2017 (MINA) – Otoritas Makanan Nasional (NFA) Pilipina telah mengeluarkan 9.917 kantong beras ke berbagai agen pemberi bantuan untuk didistribusikan ke korban konflik di Kota Marawi.

Dari tanggal 23 sampai 28 Juni lalu, NFA mengeluarkan 6.067 kantong beras ke Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan (DSWD), dengan 600 kantong ditarik dari NFA Misamis Oriental; 1.867 tas dari General Santos City; 2.400 tas dari Kota Cotabato dan 1.200 tas dari Maguindanao.

Kantor Berita Filipina PNA yang dikutip MINA melaporkan, sebanyak 2.100 tas disalurkan melalui unit pemerintah daerah (LGU) Lanao del Norte, sementara 1.000 tas ditarik oleh Kantor Pertahanan Sipil di Lanao del Norte (700 tas) dan Wilayah 14 atau ARMM (300 tas).

Di antara entitas lain yang membeli beras NFA untuk operasi bantuan mereka adalah Kantor Wakil Presiden dan Kantor Legislator dengan total 750 kantong.

Administrator NFA Jason Laureano Y. Aquino meyakinkan masyarakat Mindanao, badan tersebut memiliki persediaan ketahanan pangan yang cukup di wilayah tersebut dan NFA selalu siap untuk menyalurkan beras kapan saja mereka memerlukan untuk memberi makan ribuan keluarga dan orang-orang yang kehilangan tempat tinggal akibat perang melawan di Marawi

Berdasarkan pemantauan pasar NFA, harga beras tetap stabil di Daerah Otonomi Muslim Mindanao (ARMM), rata-rata di PHP (Peso) 33.80 per kilogram untuk beras reguler (RMR) dan PHP 36.75 / kg untuk beras giling (WMR) . Harga grosir di PHP31.15 / kg untuk RMR dan PHP35.10 / kg untuk WMR.

Di Maguindanao, harga eceran beras rata-rata di PHP41 / kg (RMR) dan PHP43 / kg (WMR); Lanao del Sur di PHP39 / kg (RMR) dan PHP50-PHP56 / kg (WMR); Sulu di PHP27 / kg (RMR) dan PHP28 / kg (WMR); Tawi-Tawi di PHP27 / kg (RMR) dan PHP33 / kg (WMR); Basilan di PHP35 / kg (RMR) dan PHP43 / kg (WMR).

NFA terus berkoordinasi dengan LGU Mindanao, DSWD, Dewan Pengurangan Risiko dan Manajemen Daerah (RDRRMC) dan lembaga bantuan lainnya untuk segera menyalurkan beras bagi pengungsi Marawi. (T/B05/P1)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)