Ribuan Warga Palestina di Tepi Barat Peringati 36 Tahun Berdirinya Hamas

Ilustrasi warga Palestina membawa Bendera Hamas. (Foto: Omer Ensar/Anadolu)

Ramallah, MINA – Ribuan warga Palestina di berbagai kota di Tepi Barat yang diduduki memperingati 36 tahun berdirinya Gerakan Perlawanan Islam Hamas.

Sebuah pawai massal yang melibatkan ribuan pendukung Hamas berbaris melalui kota Ramallah di Tepi Barat tengah untuk mendukung Gaza dan Hamas pada peringatan pendiriannya. Middle East Monitor melaporkan, Sabtu (16/12).

Pawai dimulai dari Masjid Agung Al-Bireh, menuju Bundaran Al-Manara, di mana para peserta mengibarkan bendera dan spanduk Hamas yang menyerukan dukungan bagi perlawanan di Jalur Gaza.

Anggota Biro Politik Hamas Husam Badran, yang saat ini berada di Qatar, menyampaikan rekaman pidato melalui pengeras suara di mana ia menegaskan bahwa gerakan tersebut akan melanjutkan agenda perlawanan dan ketabahannya dalam posisi tegas dalam berbagai isu.

Baca Juga:  Dampak Buruk Judi Online

Badran memuji kegigihan rakyat Palestina di seluruh Palestina, dan di Jalur Gaza khususnya, menyusul pembantaian brutal yang dilakukan pendudukan Israel terhadap mereka.

“Hamas, seperti yang Anda tahu, kuat dan tabah dalam menghadapi semua konspirasi, dan merekalah yang menawarkan dan terus menawarkan kepemimpinan dan anggota terbaiknya sebagai martir demi Tuhan dan demi pembebasan Palestina serta mengalahkan musuh Zionis,” tambahnya.

Badran juga memuji perlawanan di Tepi Barat yang diduduki, yang memberikan pukulan menyakitkan terhadap tentara pendudukan Israel serta pemukim meskipun terjadi penganiayaan, pembunuhan dan penangkapan terhadap anggotanya.

Pawai massal lainnya dimulai di kota Nablus dari Masjid Al-Salam hingga Bundaran Syuhada, di mana gambar para syuhada dan bendera hijau dikibarkan.

Baca Juga:  Musim Panas Hidupkan Kembali Pantai-Pantai Gaza

Hamas didirikan pada 14 Desember 1987, menyerukan pembebasan seluruh wilayah Palestina dari sungai hingga laut. (T/R7/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: sri astuti

Editor: Widi Kusnadi