Rumah Zakat Luncurkan Gerakan Bahagia Bersama

Jakarta, MINA – Rumah Zakat pada Kamis (25/2) meluncurkan gerakan #BahagiaBersama, yang bertujuan mengajak masyarakat terus berjuang, bertahan, dan tetap berbagi kepada yang membutuhkan meskipun terdampak pandemi Covid-19.

“Diharapkan dari gerakan ini, Rumah Zakat dapat menjadi jembatan untuk membantu 2,5 juta penerima manfaat melalui optimalisasi dana zakat, infak, sedekah, wakaf, serta dana kemanusiaan lainnya yang dititipkan oleh para donatur,” kata CEO Rumah Zakat Nur Efendi diacara Public Expose Rumah Zakat.

Adapun pendekatan program yang dilakukan Rumah Zakat dalam membina para penerima manfaat adalah Desa Berdaya, sebuah proses pemberdayaan terintegrasi yang disesuaikan dengan potensi desa.

“Saat ini terdapat 1.686 Desa Berdaya di 1.203 kecamatan 285 kabupaten kota 33 Provinsi yang masing-masing didampingi oleh fasilitator pemberdayaan bernama relawan inspirasi,” jelas Nur Efendi.

“Tahun ini ditargetkan ada 1.700 desa berdaya dibangun agar lebih banyak masyarakat yang terbantu,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Rumah Zakat memberikan penghargaan kepada 9 tokoh yang dianggap berdedikasi dalam mewujudkan kebahagiaan Bersama.

Sembilan Tokoh Pemberdayaan 2020 versi Rumah Zakat antara lain Menteri BUMN RI Erick Thohir, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Banggai Herwin Yatim, Presiden Direktur PT Bank HSBC Francois de Maricourt, Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi, Pemimpin Redaksi Republika Irfan Junaidi, Relawan Pemberdaya Desa Aep Muflih, dan Relawan Kemanusiaan Adhi Saputra.

Kemudian, Happiness Awards 2020 penghargaan yang diberikan kepada para mitra Rumah Zakat yang telah berkolaborasi dalam upaya membahagiakan sesama di tengah pandemi. Sebanyak 51 mitra Rumah Zakat mendapatkan apresiasi tersebut. (R/Hju/R1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)