Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rusia dan Iran Tandatangani Kerja Sama Strategis

Ali Farkhan Tsani Editor : Arif R - Jumat, 17 Januari 2025 - 23:43 WIB

Jumat, 17 Januari 2025 - 23:43 WIB

22 Views

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian (iranintl)

Moskow, MINA – Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari Iran Masoud Pezeshkian menandatangani perjanjian kemitraan strategis, Jumat (17/1), untuk masa selama 20 tahun dengan melibatkan kerja sama pertahanan.

Pezeshkian, dalam kunjungan pertamanya ke Kremlin sejak memenangkan kursi kepresidenan Juli lalu, memuji penandatanganan tersebut sebagai babak baru yang penting dalam hubungan kedua negara. Arab News melapokan.

Sementara Putin mengatakan Moskow dan Teheran memiliki banyak pandangan yang sama tentang urusan internasional.

“Perjanjian ini menciptakan kondisi yang lebih baik untuk kerja sama bilateral di semua bidang,” kata Putin.

Baca Juga: India Pertimbangkan Terima Duta Besar Taliban karena Alasan Tiongkok

Dia menekankan sisi positif bagi hubungan ekonomi dan perdagangan, yang menurutnya sebagian besar dilakukan dalam mata uang kedua negara itu.

“Kita membutuhkan lebih sedikit birokrasi dan lebih banyak tindakan konkret. Kesulitan apa pun yang diciptakan oleh pihak lain, kita akan dapat mengatasinya dan terus maju,” Putin menambahkan, mengacu pada sanksi Barat terhadap kedua negara tersebut.

Putin mengatakan Rusia secara teratur memberi tahu Iran tentang apa yang terjadi dalam konflik Ukraina dan bahwa mereka berkonsultasi secara dekat tentang berbagai peristiwa di Timur Tengah dan kawasan Kaukasus Selatan.

Rusia dan Iran adalah sekutu militer utama Presiden Suriah Bashar Assad, yang melarikan diri ke Moskow setelah digulingkan bulan lalu.

Baca Juga: Trump Terkejut Atas Penolakan Mesir dan Yordania Soal Relokasi Warga Gaza

Barat juga menuduh Iran menyediakan rudal dan pesawat nirawak untuk serangan Rusia terhadap Ukraina.

Moskow dan Teheran mengatakan hubungan mereka yang semakin dekat tidak ditujukan terhadap negara lain.

Putin mengatakan pengerjaan jalur pipa gas potensial untuk menyalurkan gas Rusia ke Iran terus berlanjut, meskipun ada kendala dan ada penundaan dalam pembangunan reaktor nuklir baru untuk Iran.

Moskow juga terbuka untuk mengambil lebih banyak proyek nuklir Iran.

Baca Juga: Lavrov: G20 Sambut Baik Perundingan Rusia-AS di Riyadh

Pezeshkian, mengatakan perjanjian itu akan menciptakan peluang bagus dan menunjukkan, “Kesepakatan merupakan stimulus lain dalam hal penciptaan dunia multipolar.” []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Rusia Soroti Perlunya Palestina Merdeka untuk Selesaikan Krisis Gaza

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Internasional
Internasional
Palestina
Internasional
Internasional
Indonesia
Indonesia
Kolom
Indonesia