Rusia Serang Ukraina Setelah Serangan di Pembangkit Nuklir

Kondisi PLTN Zaporizhzhia di Ukraina sebelum dibombardir tentara Rusia. (The Verge)

Moskow, MINA – Rusia mengatakan telah menyerang beberapa wilayah Ukraina setelah penembakan oleh pihak Ukraina di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa Zaporizhzhia.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada Sabtu (17/9) bahwa pasukannya telah melakukan serangan di wilayah Kherson, Mykolaiv, Kharkiv dan Donetsk.

Menurut Kementerian, pasukan Ukraina telah melakukan serangan yang gagal di dekat Pravdyne di Kherson.

Kementerian mengatakan, dua insiden penembakan Ukraina telah dicatat di dekat pabrik pada hari Sabtu, tetapi situasi radiasi di stasiun tetap normal.

“Rezim Kiev telah melanjutkan provokasinya yang mengancam akan menciptakan bencana buatan manusia di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov.

“Secara total, 15 peluru ditembakkan dari area Nikopol di wilayah Dnepropetrovsk. Unit artileri Angkatan Bersenjata Ukraina ditekan oleh tembakan balasan,” tambah Konashenkov.

Namun, Kementerian Luar Negeri Ukraina telah membantah narasi Moskow.

Awal bulan ini, Rusia menuduh Ukraina berulang kali menembaki sekitar Zaporizhzhia.

Ukraina dan sekutu Baratnya, bagaimanapun, menuduh Rusia menggunakan pabrik itu sebagai pangkalan militer untuk menembaki Ukraina. Presiden Volodymyr Zelensky juga menuduh Rusia melakukan tindakan “terorisme nuklir”. (T/RI-1/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)