
Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri yang mengundurkan diri. (AP Photo/Hassan Ammar)
Beirut, MINA – Saad Hariri pulang ke Beirut setelah lebih dua pekan dari hari pengumuman pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri Lebanon.
Hariri tiba di bandara internasional ibu kota Lebanon pada hari Selasa (21/11). Demikian Al Jazeera memberitakannya yang dikutip MINA.
Pada 4 November, politisi sekutu lama Arab Saudi itu mengumumkan pengunduran dirinya dalam pidato di televisi Saudi, tak lama setelah mendarat di Riyadh.
Pengunduran diri Hariri membuat Lebanon terancam ketidakpastian, mengancam stabilitas politik negara yang rapuh itu dan menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya sebuah krisis baru.
Baca Juga: Suriah Sambut Resolusi Pertama Dewan HAM PBB Setelah Jatuhnya Assad
Pejabat di Lebanon mengatakan bahwa mereka hanya akan menerima pengunduran diri Hariri jika dia menyatakannya di tanah Lebanon.
Mereka juga menuduh bahwa Hariri disandera oleh pihak berwenang di Arab Saudi, tapi klaim itu dibantah Hariri.
Pada hari Sabtu (18/11), setelah terbang ke Paris dari Arab Saudi untuk bertemu dengan Presiden Perancis Emmanuel Macron, Hariri mengatakan bahwa dia akan kembali ke Lebanon untuk ambil bagian dalam perayaan Hari Kemerdekaan.
“Di sanalah saya akan mengetahui posisi saya dalam semua masalah,” katanya kepada wartawan di ibu kota Perancis tersebut.
Baca Juga: Warga Daraa Suriah Unjuk Rasa Mengutuk Serangan Israel
Lebanon memperingati Hari Kemerdekaannya pada Rabu. (T/RI-1/RS3)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pemerintah Suriah Desak Dunia Internasional Hentikan Serangan Israel