Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Telah Kuasai 85 Persen Wilayah Palestina

sri astuti - Rabu, 1 April 2020 - 21:45 WIB

Rabu, 1 April 2020 - 21:45 WIB

12 Views

A resident inspects a crater and the rubble of destroyed a water well following overnight Israeli missile strikes, in Rafah, southern Gaza Strip, Friday, Jan. 31, 2020. Israel launched airstrikes on militant targets in the Gaza Strip shortly after Palestinians fired three rockets into Israel, two of which were intercepted, the military said Friday. (AP Photo/Adel Hana)

Yerusalem, MINA – Biro Statistik Pusat Palestina (PCBS)  mengkonfirmasi, Israel sekarang mennguasai setidaknya 85 persen dari total wilayah Palestina, sedangkan Palestina mengendalikan kurang dari 15 persen di bawah pembatasan ketat Israel.

PCBS mengeluarkan rincian ini dalam laporan untuk menandai Hari Tanah Palestina pada 30 Maret, MEMO melaporkan, Rabu (1/4)

Laporan itu juga memaparkan, para migran Yahudi dari luar negeri sekarang sudah sebanyak sepertiga dari populasi negara pendudukan itu, .

Menurut laporan itu, ada 13 juta warga Palestina pada akhir 2019. Dari jumlah tersebut, 5 juta berada di wilayah Palestina yang diduduki sementara 1.597.000 tinggal di tanah yang diduduki sejak 1948 dan merupakan warga negara Israel.

Baca Juga: Tim Medis MER-C Banyak Tangani Korban Genosida di RS Al-Shifa Gaza

Sekitar 6 juta warga Palestina tinggal di negara-negara Arab lainnya, sementara 727.000 orang jadi diaspora yang lebih luas di seluruh dunia.

Laporan tersebut menjelaskan, Otoritas Pendudukan Israel telah menggunakan divisi Oslo Tepi Barat, Palestina di Oslo ke daerah A, B dan C untuk memperkuat kontrol mereka atas wilayah tersebut. Area C, yang merupakan 76 persen dari tanah yang diduduki, berada di bawah kendali keamanan dan administrasi Israel.

PCBS menunjukkan, Israel telah menghancurkan 678 fasilitas Palestina di Tepi Barat yang diduduki, termasuk 251 bangunan tempat tinggal. 600 pos pemeriksaan militer dan barikade di pintu masuk kota-kota Palestina, mengubah Tepi Barat hampir tidak terhubung.

Israel juga memberlakukan pembatasan atau mencegah warga Palestina untuk menggunakan jalan tertentu di Tepi Barat yang diduduki untuk memberikan akses gratis ke pemukim Yahudi yang kehadirannya di wilayah itu ilegal menurut hukum internasional. Tujuh jalan di pusat Hebron saja terbatas hanya untuk orang Yahudi di wilayah yang secara tradisional merupakan wilayah Palestina.

Baca Juga: Laba Perusahaan Senjata Israel Melonjak di Masa Perang Gaza dan Lebanon

Di Gaza, Israel telah menciptakan zona penyangga di sisi Palestina dari pagar perbatasan nominal. Zona ini dibuat di lahan pertanian yang tidak lagi tersedia bagi petani Palestina untuk digunakan. Selain itu, mengambil sekitar 25 persen dari total luas wilayah Jalur Gaza. (T/R7/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Jumlah Syahid di Jalur Gaza Capai 44.056 Jiwa, 104.268 Luka

Rekomendasi untuk Anda

Palestina
Internasional
Palestina
Palestina
Internasional
Palestina